Kenali Gejala Depresi Ringan

Image: theascent.pub

Penulis: Gladiola | Editor: Niahappy

Merasa sedih dari waktu ke waktu adalah bagian normal dari kehidupan. Namun, ketika emosi berlebih muncul seperti putus asa, itu kemungkinan adalah tanda dari depresi. Lebih dari sekadar kesedihan dalam menanggapi perjuangan dan kemunduran hidup, depresi mengubah cara seseorang dalam berpikir, merasakan, dan berfungsi dalam aktivitas sehari-hari. Perubahan emosi seperti itu dapat mengganggu aktivitas seperti bekerja, belajar, makan, tidur, dan menikmati hidup. 

Namun, terkadang ketika seseorang yang mengalami depresi ringan mungkin tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalami depresi. Perasaan sedih dan suasana hati yang buruk mungkin sudah ada begitu lama sehingga perasaan tersebut terasa normal bagi mereka. Setiap orang akan mengalami perasaan depresi secara berkala sebagai respons terhadap peristiwa kehidupan yang menyedihkan atau sangat menegangkan, tetapi tidaklah normal untuk menjalani hidup dengan perasaan tidak bahagia sepanjang waktu. 

Penderita depresi ringan biasanya tidak dapat dilihat secara fisik dan cenderung sulit didiagnosis. Banyak gejala yang terasa seperti respons emosional biasa. Walaupun seseorang hanya mengalami gejala depresi ringan dan menunjukkan bahwa itu adalah bukan suatu kondisi yang serius, tetapi perubahan suasana hati bisa menjadi lebih parah. Simak beberapa gejala depresi ringan di bawah ini:

Baca Juga : Cara Tingkatkan Serotonin Agar Terhindar dari Depresi

Gejala Depresi Ringan

1. Merasa sedih atau cemas yang persisten.
2. Emosi tidak stabil. Saat menderita depresi ringan, Anda bisa memiliki dua emosi yang saling bertolak belakang. Anda dapat merasa hampa atau tidak dapat merasakan emosi apapun. Hidup terasa kosong bagi penderita depresi ringan. Namun sebaliknya, Anda dapat menjadi jauh lebih sensitif dengan menangisi segala hal yang kecil sekalipun.
3. Penuh dengan perasaan putus asa atau pesimis. Perasaan putus asa yang dirasakan oleh penderita depresi ringan biasanya diiringi dengan perasaan tertekan. Pikiran, sikap, atau perilaku akan ketidakmampuan melakukan sesuatu dalam hidup, penderita depresi kerap kali merasa akan gagal sebelum melakukan sesuatu. 
4. Lebih mudah marah dan sensitif terhadap segala hal. Merasa gelisah, tingkat toleransi rendah, temperamen, dan segala sesuatu dan perilaku semua orang membuat Anda gelisah.
5. Perasaan bersalah, tidak berharga, atau tidak berdaya. Pandangan dan pikiran suram seperti tidak ada yang akan menjadi lebih baik dan tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki situasi Anda.
6. Kehilangan minat atau kesenangan dalam melakukan aktivitas atau hobi yang biasa dilakukan dan disenangi. Anda kehilangan kemampuan untuk merasakan sukacita dan kesenangan.
7. Merasa mudah lelah, kurang energi, lamban, dan fisik terkuras. Seluruh tubuh terasa berat, dan bahkan tugas-tugas kecil akan sangat melelahkan atau membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan.
8. Selalu merasa gelisah terhadap hal-hal yang tidak pasti, hal ini dapat ditunjukkan seperti tidak dapat duduk dengan diam dan tenang.
9. Kesulitan berkonsentrasi, mengingat, atau membuat sebuah keputusan.
10. Jam istirahat terganggu seperti kesulitan tidur, selalu terbangun sebelum waktunya, atau tidur terlalu lama.
11. Perubahan nafsu makan sehingga menyebabkan penurunan atau kenaikan berat badan secara drastis. Perubahan lebih dari 5% dari berat badan normal dalam sebulan menandakan bahwa Anda mengalami depresi ringan.
12. Memiliki pikiran mengenai kematian atau bunuh diri. Bahkan biasanya terpikirkan cara untuk percobaan bunuh diri.
13. Merasa nyeri atau sakit seperti sakit kepala, kram, atau masalah pencernaan tanpa penyebab fisik yang jelas dan tidak mereda bahkan dengan perawatan dokter dan obat-obatan sekalipun.
14. Perilaku sembrono seperti terlibat dalam pengonsumsian alkohol, penyalahgunaan narkoba, perjudian kompulsif, mengemudi sembrono, atau olahraga berbahaya.

Tidak semua orang yang mengalami depresi mengalami semua gejala di atas. Beberapa orang hanya mengalami beberapa gejala saja. Penting untuk diingat bahwa setiap orang dapat mengalami beberapa gejala ini setiap saat. Namun, hal tersebut tidak berarti bahwa Anda mengalami depresi. Seseorang dapat khawatir dirinya mungkin mengalami depresi jika, selama lebih dari dua minggu, secara persisten mengalami rasa sedih atau sengsara. 

Beberapa gejala persisten seperti perubahan signifikan pada suasana hati memerlukan pemeriksaan yang tepat karena bisa jadi gejala dari depresi berat. Namun, bagi orang-orang yang menderita depresi ringan, dapat melakukan terapi depresi yang biasa dikenal dengan Subsyndromal. Tingkat keparahan dan frekuensi gejala akan bervariasi tergantung pada individu dan penyakitnya. Gejala dari depresi juga bervariasi tergantung stadium penyakitnya.

Baca Juga : Manfaat Berenang untuk Kesehatan Tubuh

Sumber:
Beyond Blue. (2019). The Facts Depression Signs And Symptoms. www.beyondblue.org.au
Help Guide. (2019). Depression Symptoms And Warning Signs. www.helpguide.org
Liputan 6. (2017). Kenali 8 Gejala Depresi Yang Dirasakan Tubuh Sendiri. www.liputan6.com
Medical News Today. (2018). What Are The Signs Of Mild Depression?. www.medicalnewstoday.com
National Institute Of Mental Health. (2018). Depression. www.nimh.nih.gov
Verywell Mind. (2019). Do You Have Mild, Low-Grade Depression?. www.verywellmind.com