Kenali Fungsi Codeine dan Efek Sampingnya

Kenali Fungsi Codeine dan Efek Sampingnya

Penulis: Ratna

Codeine adalah obat penghilang rasa sakit. Obat ini dapat membantu meredakan nyeri ringan hingga sedang. Codeine termasuk dalam kelas obat analgesik opiat dan kelas obat yang disebut antitusif. Cara kerjanya yaitu dengan mengubah cara otak dan sistem saraf merespons rasa sakit.

Obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi nyeri setelah operasi atau cedera. Selain itu, ia juga dapat mengurangi gejala batuk dengan menekan respon otak terhadap batuk. Meskipun obat ini membantu meredakan gejala, tetapi tidak dapat mengobati penyebab gejala atau mempercepat pemulihan.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Nyeri Otot dan Cedera Otot

Sebelum Pemakaian

Berikut ini merupakan hal- hal yang perlu Anda ketahui sebelum mengonsumsi obat ini, antara lain:

  • Pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap codeine ataupun terhadap bahan-bahan yang terkandung padanya.
  • Beritahu dokter apabila Anda berencana atau sedang mengonsumsi resep obat lainnya. Hal ini termasuk juga suplemen, vitamin, atau obat herbal.
  • Konsultasikan pada dokter jika Anda memiliki riwayat penyumbatan atau penyempitan perut atau usus dan ileus paralitik (kondisi dimana makanan yang dicerna tidak bergerak melalui usus).
  • Konsultasikan juga jika Anda pernah mengalami kejang, penyakit kejiwaan, hipertrofi prostat (pembesaran kelenjar reproduksi pria), masalah kencing, tekanan darah rendah, penyakit addison (kondisi dimana tubuh tidak menghasilkan cukup bahan alami tertentu), penyakit tiroid, pankreas, usus, kandung empedu, hati, atau ginjal.
  • Beritahu dokter jika Anda baru saja menjalani operasi perut atau saluran kemih.
  • Obat ini dapat menyebabkan kantuk dan pusing. Hindari aktivitas yang memerlukan konsentrasi tinggi seperti menyetir setelah mengonsumsinya.
  • Beritahu dokter jika Anda mengonsumsi obat ini dan hendak melakukan operasi gigi.
  • Obat ini dapat menurunkan kesuburan, konsultasikan pada dokter jika Anda sedang hamil atau berencana hamil.
  • Hindari mengonsumsi obat ini saat menyusui.

Cara Pemakaian Codeine

Berikut ini aturan pakai obat yang perlu Anda ketahui, antara lain:

  • Minumlah obat sesuai dengan dosis yang telah dokter tentukan. Jangan menambah atau mengurangi dosis.
  • Anda dapat meminumnya bersama dengan makan atau setelah makan.
  • Usahakan meminumnya pada waktu yang sama setiap harinya. Obat ini biasanya diminum setiap 4 hingga 6 jam sesuai kebutuhan.
  • Jangan berhenti meminumnya tanpa konsultasi dengan dokter.

Dosis

Dosis umum kodein adalah 15mg hingga 60 mg, dapat Anda minum hingga 4 kali sehari sesuai dengan saran dari dokter.

Untuk mengobati nyeri

  • Dewasa: satu atau dua tablet 30 mg setiap 4 jam.
  • Anak-anak (usia 12 sampai 18 tahun): satu atau dua tablet 30 mg, atau satu atau dua sendok cairan 5ml setiap 6 jam.

Untuk mengobati diare

  • Dewasa: satu atau dua tablet 30 mg, atau satu atau dua sendok cairan 5 ml setiap 4 jam.
  • Anak-anak (usia 12 sampai 18 tahun): satu atau dua tablet 30 mg, atau satu atau dua sendok cairan 5 ml setiap 6 jam.

Baca Juga: Simak Cara Mengatasi Diare Akibat Bakteri

Untuk mengobati batuk

Dewasa dan anak-anak: satu atau dua sendok sirup obat batuk setiap 4 sampai 6 jam.

Efek Samping

Anda mungkin mengalami efek samping setelah mengonsumsinya. Berikut ini yang umum muncul, antara lain:

  • Sembelit
  • Merasa mual
  • Muntah
  • Mengantuk
  • Kebingungan
  • Merasa pusing atau vertigo (sensasi berputar)
  • Mulut kering

Segeralah hubungi dokter jika gejala tersebut tidak kunjung hilang atau semakin parah. Selain itu, Anda juga perlu bantuan dokter jika mengalami gejala serius, seperti:

  • Kesulitan bernapas atau pernapasan pendek
  • Kekakuan pada otot
  • Gejala tekanan darah rendah yang meliputi rasa pusing dan lelah
  • Kejang
  • Halusinasi
  • Demam disertai menggigil
  • Detak jantung cepat

Baca Juga: Pilihan Obat Nyeri Sendi di Apotek

Sumber

Mayo Clinic. 2020. Codeine (Oral Route). www.mayoclinic.org

Medline Plus. 2020. Codeine. www.medlineplus.gov

NHS. 2018. Codeine. www.nhs.uk



Add Your Comment