10 Cara Efektif Penyembuhan Pasca Melahirkan

10 Cara Efektif Penyembuhan Pasca Melahirkan

Penulis: Lady | Editor: Umi

Menyesuaikan diri dengan kehidupan sehari-hari setelah kelahiran bayi memang memiliki tantangan, terutama jika Anda seorang ibu baru. Setelah melahirkan, tubuh Anda akan mengalami rasa sakit dan nyeri terutama di area vagina, kandung kemih, serta jahitan pasca melahirkan. Oleh karena itu, hal yang wajar jika tubuh Anda harus melalui proses penyembuhan.

Pemulihan pasca melahirkan disebut sebagai periode postpartum yang dimulai setelah kelahiran bayi Anda dan berakhir ketika tubuh Anda hampir kembali ke kondisi sebelum hamil. Periode ini dapat berlangsung 6 hingga 8 minggu. Berikut adalah cara untuk membantu Anda dalam masa pemulihan pasca melahirkan, sehingga kondisi Anda merasa lebih baik dan nyaman:

1. Istirahat yang Cukup

Meskipun Anda mungkin merasa baik, tetapi jangan melakukan semuanya sendiri. Anda perlu tidur sebanyak mungkin untuk mengatasi kelelahan. Bayi Anda bisa bangun setiap dua atau tiga jam untuk menyusu. Jadi untuk memastikan Anda cukup istirahat, tidurlah saat bayi Anda tidur.

Baca Juga : 10 Tips Kenyamanan untuk Mengurangi Nyeri Kontraksi

2. Konsumsi Makanan Sehat

Tubuh Anda telah mengalami banyak perubahan selama kehamilan dan kelahiran. Maka dari itu, Anda harus konsumsi makanan sehat dan seimbang sehingga Anda bisa aktif dan merawat bayi Anda. Anda akan sangat lelah atau sibuk sehingga lupa untuk makan sehingga penting untuk merencanakan makanan sehat dalam menu Anda.

Hindari melakukan diet yang ekstrim karena dapat membahayakan Anda dan bayi jika Anda menyusui. Butuh beberapa bulan bagi Anda untuk menurunkan berat badan yang didapatkan selama kehamilan. Fokus pada diet dengan konsumsi banyak sayuran dan buah-buahan segar, seimbangkan dengan protein dan karbohidrat, dan kurangi camilan berlemak tinggi.

3. Tingkatkan Asupan Cairan

Seiring dengan makanan seimbang, Anda juga harus meningkatkan asupan cairan, terutama jika Anda menyusui. Air dan susu adalah pilihan baik yang bisa Anda konsumsi. Cobalah menyimpan sebotol air dan bahkan beberapa makanan ringan sehat di samping tempat tidur atau kursi menyusui.

4. Minum Vitamin

Dilansir dari Stanford Children’s Health, minum vitamin sebelum melahirkan dan setelah melahirkan dapat membantu menjaga tubuh Anda agar tidak kekurangan nutrisi. Selain itu, dengan minum vitamin, proses pemulihan setelah melahirkan dapat lebih cepat dan menjaga tubuh tetap sehat.

Namun, vitamin tersebut harus dalam resep dokter agar tidak memegaruhi bayi jika Anda menyusui. Beberapa jenis vitamin yang umumnya diberikan untuk ibu menyusui adalah vitamin D dan asam lemak omega 3.

5. Berolahraga

Berolahraga sangat penting untuk kesehatan tubuh, selain itu berolahraga juga sangat baik untuk pemulihan pasca melahirkan. Lakukanlah olahraga yang ringan agar jahitan pasca melahirkan tidak terbuka, seperti berjalan-jalan di sekitar rumah Anda.

Melakukan olahraga ringan setelah melahirkan juga dapat meningkatkan sirkulasi di tubuh Anda dan membantu mengurangi stres atau depresi. Anda juga bisa melakukan yoga dan senam kegel.

6. Jangan Ragu Meminta Bantuan

Anda dan pasangan Anda mungkin akan baik-baik saja sendiri, tetapi meminta bantuan untuk membantu mengerjakan tanggung jawab rumah tangga akan membantu Anda mendapatkan istirahat yang sangat dibutuhkan.

Siapapun yang Anda putuskan untuk menjadi penolong (seperti keluarga, teman, atau penyedia perawatan), jelaskan semua hal yang Anda harapkan dari mereka. Komunikasi penting untuk mencegah perasaan terluka atau kesalahpahaman ketika emosi Anda rapuh beberapa minggu setelah melahirkan.

Baca Juga : 5 Tips Atasi ASI Tidak Keluar Setelah Melahirkan

7. Sering Mengganti Pembalut

Setelah melahirkan atau selama masa nifas, Anda akan mengalami lokia (pendarahan normal setelah melahirkan). Oleh karena itu, Anda harus menggunakan pembalut khusus. Gantilah pembalut Anda dengan sering setidaknya setiap empat hingga enam jam untuk mencegah terjadinya infeksi pada jahitan pasca melahirkan.

8. Gunakan Air Hangat untuk Membasuh Area Vagina

Ketika Anda buang air kecil, area jahitan pasca melahirkan akan terasa perih. Untuk mengurangi rasa perihnya, bersihkan kemaluan Anda setelah buang air kecil atau buang air besar dengan air hangat. Lalu tepuk perlahan sampai kering dengan menggunakan kain kasa.

Ingatlah untuk selalu membasuh dari depan ke belakang. Duduk di bak air hangat atau menggunakan kompres hangat juga bisa Anda gunakan untuk meningkatkan penyembuhan jahitan pasca melahirkan.

9. Duduk Menggunakan Bantal yang Empuk

Jika Anda mengalami episiotomi atau robekan vagina selama persalinan, luka mungkin menimbulkan sakit selama beberapa minggu. Untuk meringankan ketidaknyamanan tersebut, Anda bisa duduk di atas bantal empuk. Anda juga bisa mengompres es di antara pembalut wanita dan lukanya.

10. Hindari Mengangkat Benda Berat

Hindari aktivitas berat dan mengangkat barang berat sampai setelah enam minggu pasca persalinan Anda. Terutama bagi Anda yang melahirkan secara caesar, karena bisa merusak atau membuka jahitan pasca melahirkan.

Selain perubahan fisik, Anda mungkin merasa sedih atau memiliki sindrom baby blues. Jika Anda sedih atau tidak mampu merawat diri sendiri dan bayi Anda, Anda mungkin memiliki kondisi serius yang disebut depresi pasca melahirkan. Maka dari itu, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter Anda tentang masalah apapun, terkait dengan depresi, bayi Anda, atau proses penyembuhan.

Baca Juga : Tips Persiapan Melahirkan Secara Caesar

Sumber


Romper. 2018. How To Heal Faster After Giving Birth — Start With A Healthy Pregnancy. www.romper.com
Pampers. 2018. Healing After Childbirth. www.pampers.co.za
Kids Health. 2018. Recovering From Delivery. www.kidshealth.org
Mom 365. 10 Tips for Recovering from a Vaginal Birth. www.mom365.com
Parents. 12 Ways to Increase Male Fertility. www.parents.com
Flo. Recovery After Vaginal Birth: Common Issues and Tips to Avoid Them. www.flo.health
What to expect. 2019. Postpartum Recovery. www.whattoexpect.com
Stanford Children’s Health. The New Mother: Taking Care of Yourself After Birth. www.stanfordchildrens.org



Add Your Comment