Jenis Cek Gula Darah dan Cara Membaca Hasil Tesnya

Image: Healthline

Seorang penderita diabetes biasanya disarankan untuk melakukan cek gula darah secara berkala. Ini penting dilakukan agar dokter bisa menentukan jenis pengobatan serta pola makan yang tepat untuk mengontrol gula darah pasien. Dengan mengetahui kadar glukosa dalam darah, dokter juga bisa melakukan pencegahan terhadap berbagai komplikasi yang mungkin muncul.

Selain untuk para penderita diabetes atau orang yang diduga memiliki risiko diabetes, pemeriksaan gula darah juga bisa dilakukan untuk mendeteksi hipoglikemia. Kebalikan dari diabetes, hipoglikemia adalah kondisi di mana kadar gula darah seseorang terlalu rendah.

Dalam dunia medis, ada 5 jenis pemeriksaan gula darah dan cara membaca hasil tesnya. Simak uraiannya berikut ini!

1. Pemeriksaan Gula Darah Puasa/Fasting Blood Sugar (FBS)

Pemeriksaan gula darah FBS mengharuskan Anda berpuasa selama 8  jam sebelum tes. Tes jenis ini memungkinkan dokter mendapatkan data yang lebih akurat dan mudah dibaca. Tes ini banyak dilakukan oleh orang yang ingin mengetahui apakah dirinya mengalami diabetes atau pre diabetes.

Cara membaca hasil tes: level gula darah Anda termasuk normal jika hasilnya antara 70-100 mg/dL. Gula darah 100-125 mg/dL termasuk ke dalam tahap pre diabetes dan kadar gula di atas 126 mg/dL mengindikasikan Anda sudah mengidap diabetes.

2. 2-Hour Postprandial Glucose

Pemeriksaan jenis ini dilakukan kepada pasien yang menderita diabetes. Tes ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana reaksi tubuh setelah Anda selesai makan. Selama proses pencernaan, kadar gula biasanya akan melesat dengan cepat. Sebagai responnya, pankreas akan mengeluarkan insulin untuk memindahkan gula dari sel darah ke sel tubuh untuk dijadikan energi. Dalam 2 jam setelah makan, gula darah biasanya akan kembali normal. Jika tidak, maka artinya Anda punya diabetes.

Cara membaca hasil tes: orang yang tidak memiliki diabetes kadar gulanya kurang dari 140 mg/dL sedangkan yang hasil tesnya di atas 140 mg/dL sampai 180 mg/dL adalah penderita diabetes.

3. Random Blood Sugar (RBS)

Seperti namanya, pemeriksaan gula darah RBS dilakukan secara random dan biasanya berdasarkan waktu terakhir kali kita makan. Tes acak yang dilakukan beberapa kali dalam sehari bermanfaat untuk mengetahui level gula darah dalam tubuh. Jika tingkatnya bervariasi sepanjang hari, ini bisa jadi pertanda ada masalah dalam tubuh.

Cara membaca hasil tes: jika tes dilakukan 2 jam setelah makan, maka cara membacanya sama dengan tes 2-hour postprandial glucose.

4. Oral Glucose Tolerance Test

Tes ini dilakukan untuk mengukur seberapa baik kemampuan tubuh Anda dalam menyerap gula setelah mengonsumsi gula dalam jumlah tertentu. pemeriksaan Oral Glucose Test banyak digunakan oleh dokter untuk mendeteksi adanya risiko diabetes selama masa kehamilan (dikenal dengan diabetes gestasional).

Cara membaca hasil tes: hasil di bawah 140 mg/dL normal, antara 140-199 mg/dL termasuk pre diabetes dan di atas 200 mg/dL termasuk diabetes.

5. Glychohemoglobin A1c

Tes glychohemoglobin A1c bisa memberikan informasi terkait kandungan rata-rata gula darah anda dalam 2-3 bulan terakhir. Para penderita diabetes memerlukan tes ini secara rutin untuk mengetahui apakah kadar glukosa darah mereka masih dalam level yang wajar. Dengan informasi yang didapat dari pemeriksaan, dokter bisa melakukan penyesuaian pengobatan jika diperlukan. Glychohemoglobin A1c juga dimanfaatkan untuk mendeteksi diabetes.

Cara membaca hasil tes: jika level hemoglobin A1c level Anda antara 4%-5,6% artinya gula darah Anda normal. Level 5,7%-6,7% menunjukkan Anda memiliki risiko diabetes. Sedangkan angka di atas itu menunjukkan Anda sudah terkena diabetes.

Baca Juga: Kadar Gula Darah dalam Tubuh dan Cara Menjaganya

 

Sumber:
Healthline (2018). Blood Glucose Test. www.healthline.com
University of Rochester Medical Center (2019). Two Hours Postprandial Glucose. www.urmc.rochester.edu
Healthline (2018). Random Glucose Test: Testing Stability. www.healthline.com
Healthline (2018). Glucose Tolerance Test: Purpose, Procedure, and Risks. www.healthline.com
Webmd (2018). Hemoglobin A1c (HbA1c) Test for Diabetes. www.webmd.com