Jangan Asal Cukur! Begini Fungsi Bulu Kemaluan dan Cara Merawatnya

Jangan Asal Cukur! Begini Fungsi Bulu Kemaluan dan Cara Merawatnya

Penulis: Lely | Editor: Ratna

Bulu kemaluan tidak hanya sekedar tumbuh, tetapi memiliki beberapa fungsi termasuk pencegahan penularan bakteri dan mikroorganisme lainnya, serta mengurangi pergesekan saat berhubungan seksual. Ada beberapa alasan lain mengapa kita memiliki bulu pada area kemaluan. Pastinya setiap orang memiliki bulu kemaluan.

Beberapa orang lebih suka membiarkan bulu kemaluan tumbuh, sementara yang lain mencukurnya atau dengan waxing. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang tujuan dan fungsi mengapa bulu kemaluan tumbuh, sekaligus bagaimana pengaruh pada perawatan dan kebersihannya.

Baca Juga: 6 Cara Aman Mencukur Bulu Kemaluan

Fungsi dan Tujuan Bulu Kemaluan

Berikut ini fungsi dan tujuannya tumbunya bulu pada kemaluan Anda, antara lain:

Mengurangi gesekan

Kulit di daerah genital Anda memiliki permukaan yang halus, sehingga bulu kemaluan bertindak seperti penyangga pelindung, mengurangi gesekan saat berhubungan seks, dan aktivitas lainnya.

Beberapa sumber bahkan menyebut bulu kemaluan sebagai pelumas kering, karena lebih tidak menyakitkan jika terjadi pergesekan antara rambut ke rambut daripada kulit ke kulit. Bulu kemaluan juga dapat menjaga suhu alat kelamin Anda tetap hangat, dan ada kaitannya dengan faktor penting dalam gairah seksual pada orang dewasa.

Perlindungan dari bakteri dan mikroorganisme lain

Bulu kemaluan memiliki fungsi yang mirip dengan bulu mata atau rambut hidung, artinya salah satu fungsi bulu-bulu ini menjebak kotoran, debu, dan mikroorganisme yang berpotensi berbahaya bagi area vital Anda.

Selain itu, sebum yang dihasilkan oleh folikel rambut, yaitu minyak yang berfungsi untuk mencegah bakteri berkembang biak. Oleh karena itu, bulu kemaluan bertugas untuk melindungi Anda dari infeksi tertentu, seperti:

  • Selulitis, infeksi bakteri pada kulit dan jaringan bawah kulit
  • Infeksi menular seksual (IMS)
  • Infeksi saluran kemih (ISK)
  • Vaginitis
  • Infeksi jamur

Alasan Mencukur Bulu Kemaluan

Merawat dan memotong bulu kemaluan adalah perilaku yang cukup umum di kalangan orang dewasa. Faktanya, pada penelitian yang dilakukan pada tahun 2015, sekitar 95% orang memilih untuk mencukur bulu kemaluan mereka setidaknya sekali dalam 4 minggu. Menurut penelitian yang sama, 60% pria dan 24% wanita lebih cenderung memilih pasangan yang “bebas bulu kemaluan”

Beberapa orang dewasa mencukur bulu kemaluan mereka karena berbagai alasan dan beberapa alasan umum meliputi:

  • Preferensi pribadi. Beberapa orang mungkin lebih suka penampilan dan merasa lebih nyaman dengan mencukur bulu kemaluan mereka.
  • Pilihan pasangan. Mungkin beberapa dari Anda tersirat akan permintaan untuk merawat dan mencukur bulu kemaluan. Namun, untuk melakukan hal itu harus menjadi pilihan masing-masing individu.
  • Tekanan teman sebaya atau masyarakat.

Beberapa orang mungkin menyesuaikan diri dengan cara masyarakat yang percaya bahwa perawatan dan mencukur bulu kemaluan harus dilakukan. Namun, sekali lagi bagaimanapun juga hal ini seharusnya menjadi pilihan pribadi.

Risiko Mencukur Bulu Kemaluan

Mencukur atau memotong bulu kemaluan merupakan pilihan pribadi, meskipun tekanan sosial terkadang dapat mempengaruhi keputusan Anda. Pencukuran bulu kemaluan umumnya aman, tetapi ada beberapa efek samping yang umum, antara lain:

Cedera

Hal ini dalam perawatan pada bulu kemaluan sangat umum. Potensi cedera terjadi seperti luka kecil jika menggunakan pisau cukur atau gunting. Namun, cedera serius yang memerlukan perhatian medis sangat jarang terjadi.

Infeksi

Bulu kemaluan berfungsi sebagai pelindung dengan menyaring mikroorganisme yang bisa saja masuk ke tubuh Anda. Dengan memotong atau mencukur bulu kemaluan dapat membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi umum, seperti ISK, vaginitis, dan infeksi jamur.

Pencukuran bulu juga dapat mengiritasi kulit Anda, yang menyebabkan infeksi kulit seperti selulitis dan folikulitis. Dalam kasus lain, cedera terkait yang menyebabkan luka bisa memicu infeksi.

Bisul

Dalam kasus yang jarang terjadi, hair removal dapat menyebabkan munculnya bisul pada area genital Anda. Bisul dapat berkembang dari iritasi kulit dan infeksi, seperti selulitis dan folikulitis. Bisul biasanya ditandai dengan munculnya benjolan merah tepat di bawah permukaan kulit dan kemungkinan berisi dengan nanah.

Abses

Seperti halnya bisul, abses cenderung berkembang akibat dari iritasi yang mungkin dapat disebabkan oleh metode penghilang bulu tertentu seperti mencukur atau waxing. Abses adalah infeksi yang dalam di bawah kulit hingga menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan kemerahan.

Infeksi Menular Seksual (IMS)

Perawatan bulu kemaluan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko IMS. Beberapa penyakit IMS yang telah dikaitkan dengan perawatan bulu kemaluan meliputi:

  • Klamidia
  • Herpes
  • HIV
  • Virus papiloma manusia (HPV)
  • Moluskum kontagiosum
  • Sipilis

Cara Aman Mencukur

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko cedera atau infeksi setelah dan selama merawat area genital Anda, sebagai berikut:

  • Lakukan saat mandi untuk menambah kelembaban kulit Anda.
  • Gunakan busa sabun atau gel cukur agar area kemaluan tetap terlumasi.
  • Bersihkan kulit Anda dahulu sebelum memangkas atau mencukur bulu kemaluan, karena hal ini akan membantu mencegah penularan bakteri.
  • Desinfeksi dulu pisau cukur atau gunting Anda.
  • Ganti pisau silet secara teratur dan hindari menggunakan gunting yang Anda gunakan untuk memotong benda-benda lain.
  • Gunakan cermin dan pastikan Anda melihat dengan baik saat memotong atau mencukur.
  • Melembabkan setelah bercukur atau waxing dapat membantu menenangkan kulit yang teriritasi.
  • Gunakan lotion alami untuk mencegah kulit mengering.
  • Hindari pakaian ketat selama beberapa hari setelahnya. Pakaian dalam yang terlalu ketat dapat memperburuk iritasi.

Baca Juga: Cara Aman Hilangkan Bau Vagina

Sumber

Healthline. (2021). What’s the Purpose of Pubic Hair? And 8 Other FAQs. www.healthline.com

Medical News Today. (2020). Best ways to remove pubic hair safely and at home. www.medicalnewstoday.com

Center for Young Women’s Health. (2021). Removing Pubic Hair. youngwomenshealth.org

Healthshots. (2020). Bush or no bush, these 5 tips will help you care for your pubic hair the right way. www.healthshots.com