Ibu Perlu Tahu Manfaat dan Risiko Empeng untuk Bayi

Ibu Perlu Tahu Manfaat dan Risiko Empeng untuk Bayi

Penulis: Ericha | Editor: Ratna

Tidak ada jawaban benar atau salah tentang seberapa cepat Anda harus memberi empeng pada bayi Anda. Tapi, jika Anda menyusui, American Academy of Pediatrics (AAP) umumnya merekomendasikan menunggu sampai bayi Anda memiliki rutinitas menyusui yang tepat. Ini berarti menunggu bayi Anda 3-4 minggu untuk menghindari kebingungan pada puting.

Setiap anak berbeda, dengan kebutuhan dan kemampuan yang unik. Sebagian bayi dapat bergantian antara menyusui dan empeng tanpa masalah, sementara empeng dapat menjadi tantangan bagi orang lain. Beberapa kekhawatiran tentang penggunaan empeng seperti risiko kebingungan pada puting susu, penolakan payudara, dan suplai ASI yang rendah.

Kebanyakan bayi memiliki refleks menghisap yang kuat. Beberapa bayi bahkan menghisap ibu jarinya sebelum mereka lahir. Selain membantu nutrisi, mengisap seringkali memiliki efek menenangkan.

Baca Juga: Waktu Ideal Lama Menyusui Bayi

Manfaat

Orang tua telah mengandalkan empeng sejak lama untuk menenangkan bayi yang menangis. Untuk beberapa bayi, empeng adalah kunci kepuasaan diantara waktu makan. Manfaat empeng bagi orang tua dan bayi, antara lain:

  • Empeng bisa menenangkan bayi yang rewel. Beberapa bayi paling bahagia saat mereka mengisap sesuatu.
  • Empeng menawarkan gangguan sementara. Empeng akan berguna selama dan setelah tes darah, penyuntikan, atau prosedur kesehatan lainnya.
  • Alat ini dapat membantu bayi tertidur. Jika bayi Anda kesulitan menenangkan diri, empeng bisa membantunya terlelap.
  • Empeng dapat membantu ketidaknyamanan selama penerbangan. Mengisap empeng membantunya meredakan sakit telinga yang akibat oleh perubahan tekanan udara.
  • Empeng dapat mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). Mengisap empeng pada waktu tidur dapat mengurangi risiko SIDS.
  • Selain itu, juga menawarkan istirahat bagi orang tua yang menyusui. Empeng adalah alat yang menenangkan yang dapat diberikan oleh pengasuh yang tidak menyusui.
  • Bayi prematur bisa mendapatkan keuntungan dari penggunaannya. Satu penelitian menunjukkan bahwa pemberian empeng kepada bayi prematur menghasilkan keberhasilan mengisap lebih cepat dan transisi ke pemberian makan oral.

Risiko Empeng Bayi

Empeng juga bisa menimbulkan beberapa efek negatif. Beberapa kekurangan ini, seperti kekhawatiran tentang kebingungan puting dan suplai ASI, hanya berlaku untuk bayi yang menyusui. Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat memutuskan memberikan empeng pada bayi, antara lain:

  • Memperkenalkan alat ini terlalu dini dapat mengganggu kemampuan bayi untuk menyusu. Hal ini dapat menyebabkan masalah menyusui seperti puting nyeri, pembengkakan, saluran ASI tersumbat, dan mastitis.
  • Menurunkan berat badan bayi. Jika empeng berguna untuk menggantikan proses menyusui, suplai ASI Anda dapat terpengaruh atau menyebabkan penurunan berat badan pada bayi Anda.
  • Empeng dikaitkan dengan infeksi telinga. Menurut sebuah penelitian, anak-anak menggunakan empeng hampir dua kali lebih mungkin terkena infeksi telinga ganda dibandingkan anak-anak lain yang tidak pakai. Oleh karena itu, AAP merekomendasikan untuk membatasi atau menghilangkan empeng setelah usia 6 bulan.
  • Penggunaan empeng dalam waktu lama dapat menyebabkan masalah gigi. Penggunaan empeng dalam waktu lama dan berkepanjangan dapat menyebabkan gigi anak tidak sejajar.
  • Menyebarkan kuman. Dikarenakan sering keluar dari mulut bayi yang berarti menjadi saluran kuman, terutama jika tidak sering dibersihkan dan disterilkan.
  • Mengganggu proses menyusui. Penggunaan empeng yang berlebihan di siang hari dapat membuat bayi Anda tidak mendapatkan ASI di siang hari, dan bisa membuatnya lebih sering terbangun di malam hari untuk makan.

Tips Keamanan

Apakah akan menggunakan empeng atau tidak adalah keputusan yang hanya bisa Anda buat. Perlu diketahui, Anda lah yang paling mengenal anak Anda dan akan menjadi penilai terbaik untuk menentukan apakah kalian akan mendapat manfaat dari penggunaan empeng.

Jika Anda memilih untuk menawarkan bayi menggunakan empeng, perhatikan tips keamanan berikut ini:

  • Gunakan mereka yang bebas bisphenol-A (BPA). Penelitian telah menimbulkan kekhawatiran tentang pengaruhnya terhadap bayi.
  • Jangan pernah menggantungkan empeng di leher bayi Anda, hal ini membahayakan karena bisa mencekik lehernya.
  • Dapatkan ukuran yang tepat, cocokkan dengan usia bayi Anda untuk memastikannya pas dengan mulutnya.
  • Jangan biarkan anak-anak berbagi empeng. Hal itu bisa menyebarkan kuman atau virus. Selain itu, cuci empeng dengan sabun dan air panas agar tetap bersih pada sela-sela penggunaan.
  • Pilihlah dengan lubang ventilasi untuk membiarkan udara masuk dan tidak terlalu lembab.
  • Biarkan empeng apa adanya. Jika Anda mengubah atau mempermanisnya, ini dapat merusak gigi bayi Anda.

Baca Juga: Segudang Manfaat Menyusui Bagi Ibu dan Bayi

Sumber

Healthline. (2019). Giving Your Newborn a Pacifier. www.healthline.com

Mayo Clinic. (2020). Pacifiers: Are they good for your baby?. www.mayoclinic.org

Verywell Family. (2021). Pros and Cons of Pacifier Use in Breastfed Babies. www.verywellfamily.com

WebMD. (2015). Baby Pacifiers: Benefits, Risks, Weaning, and more. www.webmd.com