Kenali 6 Gejala Penyakit Maag

Image: howtocure.com

Penulis : Dina R | Editor : Niahappy

Apakah Anda sering merasa nyeri di ulu hati? Atau apakah Anda sering merasa perut terbakar? Jika iya, sepertinya Anda mengalami gejala maag. Maag merupakan penyakit pada sistem pencernaan yang paling sering terjadi, dan diderita oleh sebagian besar orang. Singkatnya, sakit maag merupakan rasa nyeri pada lambung karena peradangan.

Lalu, apa penyebab sakit maag? Maag dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti luka terbuka pada lapisan dalam lambung (tukak lambung), infeksi bakteri Helicobacter Pylori, dan penggunaan jangka panjang obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti halnya, aspirin dan ibuprofen. Selain itu, stres, makanan pedas, makanan asam, minuman bersoda, dan berkafein juga dapat membuat maag semakin parah.

Bila maag sudah parah, tentu akan membuat Anda kesusahan. Jadi sebaiknya, kenali gejala-gejala maag yang paling sering terjadi sehingga Anda dapat mengantisipasinya. Berikut gejala maag yang perlu Anda ketahui:

Baca Juga : Daftar Makanan & Minuman yang harus Dihindari Penderita Maag

1. Nyeri Perut

Gejala maag yang paling sering terjadi yaitu nyeri perut. Nyeri perut terjadi biasanya disertai dengan sensasi terbakar, dan tidak nyaman di sekitar pertengahan perut atas. Selain itu, Anda juga dapat mengalami sensasi kosong pada perut. Adanya luka di lapisan lambung akibat cairan asam, membuat rasa nyeri tersebut muncul. Guna mengatasi nyeri tersebut sebaiknya Anda meminum obat yang mengandung antasida. Akan tetapi, bila terus berlanjut, sebaiknya periksakan ke dokter.

2. Perut Kembung

Maag dapat menyebabkan perut Anda kembung. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kadar gas atau udara di dalam perut. Saat maag, gas yang dihasilkan dapat berlebihan, dan hanya berdiam diri di saluran pencernaan. Oleh sebab itu, perut pun menjadi  kembung. Perut yang kembung kerap kali disertai dengan rasa mulas bahkan diare. Hal ini tentu akan membuat Anda tidak nyaman, dan mengganggu aktivitas Anda.

3. Sensasi Dada Terbakar

Saat maag menyerang, maka nyeri perut seringkali disertai dengan rasa panas di dada seperti halnya terbakar. Hal ini disebabkan oleh efek iritasi akibat naiknya asam lambung yang menjalar ke dada. Sensasi dada terbakar ini akan membuat Anda tidak nyaman, apalagi bila diikuti dengan gejala lain seperti halnya lidah pahit, dan perut kembung. Selain itu, akan terasa semakin parah bila membungkuk atau berbaring.

4. Nafsu Makan Berkurang, dan Berat Badan Turun

Saat maag, nafsu makan Anda akan terganggu bahkan perjalanan makanan juga dapat terhalang karena peradangan yang terjadi sehingga menyebabkan Anda merasa cepat kenyang. Rasa kenyang yang Anda rasa tersebut akan membuat nafsu makan Anda berkurang, sehingga menyebabkan berat badan Anda turun.

5. Mual dan Muntah

Saat Anda mengalami sakit maag, terjadi masalah pada pengolahan makanan yang dapat menimbulkan rasa mual, dan ingin muntah. Peradangan pada lapisan lambung menyebabkan terjadinya kontraksi intermiten yang menyebabkan mual, dan bila otot-otot dinding perut berkontraksi dengan kuat maka dapat menyebabkan muntah. Selain itu, perut yang terasa nyeri, sakit, kembung, dan mulas pun dapat memicu Anda merasa mual bahkan muntah.

6. Nyeri Punggung

Mungkin sebagian orang tidak menyangka bahwa nyeri punggung juga merupakan gejala maag. Tapi, ternyata nyeri maag dapat menjalar hingga ke punggung. Biasanya diawali dengan nyeri perut, dada, lalu menembus ke punggung. Hal tersebut akan membuat Anda merasa tidak nyaman hingga sulit untuk beraktivitas, bahkan untuk berbaring pun rasanya tidak nyaman.

Sebetulnya, selain keenam gejala di atas masih terdapat gejala-gejala maag yang lainnya. Adapun gejala-gejala tersebut, yaitu perut begah, sering buang angin, bersendawa, diare, muntah darah, sulit menelan, kotoran hitam atau seperti air, dan anemia. Gejala maag biasanya dapat dengan mudah disembuhkan, namun bila tidak mendapat penanganan yang tepat tentu akan parah.

Nah, untuk menghindari terjadinya sakit maag, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan, seperti membatasi penggunaan aspirin dan obat antiinflamasi, mengurangi makanan asam dan pedas, serta mengurangi minuman bersoda, berkafein, dan beralkohol. Akan tetapi, bila Anda sudah terlanjur terkena maag bahkan tak kunjung membaik sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Semoga artikel ini bermanfaat, dan dapat membantu Anda. Jangan lupa untuk selalu melakukan pola hidup sehat!

Baca Juga : Perut Terasa Mulas Setelah Minum Kopi

Sumber:
Family Doctor. (2018). What Causes Ulcers- Stomach Ulcer Symptoms. www.familydoctor.org
Very Well Health. (2019). 10 Symptoms of Peptic Ulcer Complications. www.verywellhealth.com
Health Direct. (2017). Stomach Ulcers. www.healthdirect.gov.au
Healthline. (2018). Stomach Ulcers and What You Can Do About Them. www.healthline.com
Medical News Today. (2018). Everything You Need to Know About Stomach Ulcers. www.medicalnewstoday.com
Cure Joy. (2018). 5 Common Symptoms of Peptic Ulcer and When to Seek Medical Help. www.curejoy.com
Medcom. (2018). Kenali 5 Gejala Maag. www.medcom.id