Diuretik Hemat Kalium: Petunjuk Penggunaan dan Efek Samping Obat

Diuretik Hemat Kalium: Petunjuk Penggunaan dan Efek Samping Obat

Penulis: Umi Fatimah

Diuretik adalah obat yang meningkatkan jumlah cairan yang dikeluarkan dari tubuh melalui buang air kecil. Diuretik hemat kalium merupakan salah satu jenis diuretik. Obat ini mempunyai efek mengurangi kadar cairan dalam tubuh melalui urin (buang air kecil) tanpa menghilangkan kadar kalium di dalam darah.

Diuretik hemat kalium menghasilkan efek diuretik ringan sehingga biasanya diberikan bersamaan dengan diuretik lainnya. Obat ini digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi dan gagal jantung pada pasien yang memiliki jumlah kalium rendah.

Selain itu, diuretik hemat kalium juga digunakan untuk mengobati atau meredakan gejala kondisi:

Jenis Diuretik Hemat Kalium

Adapun obat yang termasuk dalam golongan diuretik hemat kalium antara lain:

Peringatan Penggunaan Diuretik Hemat Kalium

Sebelum mengonsumsi diuretik hemat kalium, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan yaitu:

  • Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi Anda, termasuk riwayat alergi obat. Produk ini mungkin mengandung bahan tidak aktif, yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lainnya.
  • Ada sejumlah obat yang dapat berinteraksi dengan diuretik hemat kalium, seperti suplemen kalium, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen dan naproxen. Pastikan untuk memberi tahu dokter tentang¬† semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep , obat nonresep, dan produk herbal).
  • Sampaikan pada dokter mengenai riwayat kesehatan Anda, terutama jika Anda mengidap atau pernah mengalami ketidakseimbangan kalium (seperti kadar kalium tinggi), kadar natrium rendah, penyakit ginjal, penyakit hati, diabetes, dan/atau dehidrasi.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.
  • Obat ini dapat meningkatkan kadar kalium dalam darah Anda. Batasi makanan tinggi kalium, seperti pisang dan jus jeruk. Bicarakan dengan dokter tentang jumlah makanan kaya kalium (misalnya pisang, plum, kismis, dan jus jeruk) yang mungkin Anda konsumsi.
  • Obat ini dapat membuat Anda pusing. Jangan mengemudi, menggunakan mesin, atau melakukan apa pun yang memerlukan kewaspadaan sampai Anda dapat melakukannya dengan aman.
  • Simpan obat ini dalam wadahnya, tertutup rapat, dan jauh dari jangkauan anak-anak. Simpan pada suhu kamar dan jauh dari panas dan kelembapan tinggi (seperti di kamar mandi).

Petunjuk Penggunaan Diuretik Hemat Kalium

Diuretik hemat kalium tersedia dalam bentuk tablet. Biasanya diminum sekali sehari bersama makanan atau segera setelah makan.

Untuk membantu Anda mengingat untuk minum obat, konsumsilah pada waktu yang sama setiap hari. Bacalah petunjuk pada label resep dengan cermat dan ikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi diuretik hemat kalium.

Konsumsi obat persis seperti yang diarahkan oleh dokter. Jangan meminum obat lebih banyak, lebih sedikit, lebih sering dari yang ditentukan oleh dokter. Dosis obat diberikan berdasarkan pada kondisi medis pasien dan respons tubuh terhadap pengobatan. Pada anak-anak, dosisnya juga diberikan berdasarkan pada berat badan.

Perlu Anda pahami bahwa diuretik hemat kalium mengontrol tekanan darah tinggi dan gagal jantung, tetapi tidak menyembuhkan kondisi tersebut. Lanjutkan mengonsumsi diuretik hemat kalium meskipun Anda merasa sehat. Jangan berhenti mengonsumsi diuretik hemat kalium tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Jika Anda melewatkan dosis obat, ambil dosis yang terlewat segera setelah Anda mengingatnya. Namun, jika sudah hampir waktunya untuk meminum dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan lanjutkan jadwal pemberian dosis rutin Anda. Jangan meminum dosis ganda untuk mengganti dosis yang terlewat.

Jika Anda meminum obat ini terlalu dekat dengan waktu tidur, Anda mungkin perlu bangun untuk buang air kecil. Jadi, sebaiknya minum obat ini setidaknya 4 jam sebelum waktu tidur Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang bagaimana dan kapan meminum diuretik hemat kalium, tanyakan kepada dokter atau apoteker.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak kunjung membaik atau semakin buruk (misalnya tekanan darah Anda tetap tinggi atau meningkat).

Efek Samping Diuretik Hemat Kalium

Diuretik hemat kalium dapat menyebabkan efek samping. Beri tahu dokter jika salah satu gejala berikut ini parah atau tidak kunjung hilang:

  • Sakit kepala
  • Maag
  • Kehilangan selera makan
  • Mual
  • Diare
  • Muntah
  • Perut kembung.

Beberapa efek samping bisa menjadi serius. Jika Anda mengalami gejala-gejala berikut, segera dapatkan bantuan medis:

  • Mulut kering, terasa sangat haus, mati rasa dan kesemutan, kebingungan, kelemahan otot, sakit perut, atau kram, detak jantung cepat, serta tanda-tanda dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit lainnya
  • Kulit atau mata menguning
  • Nyeri dada
  • Ruam kulit
  • Kulit gatal
  • Kesulitan bernapas atau menelan
  • Diuretik hemat kalium dapat menyebabkan efek samping lain. Hubungi dokter jika Anda mengalami masalah yang tidak biasa saat mengonsumsi obat ini.

Itulah berbagai hal yang perlu Anda ketahui mengenai diuretik hemat kalium. Selama menjalani pengobatan dengan diuretik hemat kalium, dokter akan memeriksa tekanan darah Anda dan menganjurkan Anda melakukan tes laboratorium tertentu secara teratur untuk mengetahui respons tubuh Anda terhadap obat ini. Pastikan Anda mematuhi jadwal kontrol dengan dokter dan jadwal pemeriksaan laboratorium Anda.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh tentang Hormon Antidiuretik

 

Sumber

Drugs. Potassium-sparing diuretics. drugs.com

MedlinePlus. Amiloride. medlineplus.gov

NHS. Common questions about spironolactone. nhs.uk

Patient. Potassium-sparing diuretics. patient.info

RXList. How Do Potassium-Sparing Diuretics Work?. rxlist.com

Vinmec. What is a potassium-sparing diuretic?. vinmec.com