Diethylpropion: Kegunaan, Dosis, dan Efek Samping

Diethylpropion: Kegunaan, Dosis, dan Efek Samping

Penulis: Dita | Editor: Umi

Bagi Anda yang sering membaca literatur seputar diet, kemungkinan Anda pernah mendengar tentang Diethylpropion atau Dietilpropion. Dietilpropion merupakan obat jenis stimulan yang mirip dengan amfetamin. Obat ini bekerja dengan menekan nafsu makan yang memengaruhi sistem saraf pusat.

Dietilpropion biasanya digunakan bersamaan dengan program diet dan olahraga untuk mengatasi obesitas pada orang yang memiliki BMI atau indeks massa tubuh 30 kg/m² (kilogram per meter persegi).

Obat ini biasanya baru diberikan setelah diet dan olahraga tidak membuahkan hasil dalam proses penurunan berat badan. Dietilpropion juga mungkin digunakan untuk tujuan yang tidak tercantum dalam artikel ini.

Baca Juga: Ingin Berat Badan Turun? Simak 5 Obat Diet yang Aman Digunakan

Untuk Apa Dietilpropion Diresepkan?

Seperti yang sudah disebutkan di atas, dietilpropion adalah obat yang akan membantu menurunkan nafsu makan. Obat ini digunakan dalam jangka pendek dan dikombinasikan dengan diet untuk membantu pasien obesitas menurunkan berat badan.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Dietilpropion

Sebelum memutuskan menggunakan obat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Alergi. Beri tahu dokter jika Anda mengalami alergi karena obat ini atau obat lain. Jelaskan juga jika Anda mempunyai riwayat alergi lain, seperti alergi makanan, pewarna, pengawet, atau zat tambahan lain dalam makanan. Untuk produk non-resep, baca label kemasan dengan saksama.
  • Penggunaan pada anak. Studi mengenai efektivitas Dietilpropion pada anak-anak di bawah 16 tahun belum dilakukan. Keamanan dan kemanjuran obat belum ditetapkan sehingga tidak disarankan.
  • Geriatrik. Studi yang dilakukan sampai saat ini belum menunjukkan adanya hubungan penggunaan obat dengan geriatric (penyakit pada lansia) sehingga penggunaan pada lansia masih memungkinkan. Hanya saja karena pasien lanjut usia cenderung memiliki masalah ginjal, mungkin diperlukan kehati-hatian dan penyesuaian dosis.
  • Menyusui. Tidak ada penelitian yang memadai untuk menentukan risiko penggunaan obat ini pada wanita menyusui. Namun, pastikan potensi manfaatnya lebih besar dibanding risikonya saat Anda akan minum obat ini di masa menyusui.

Dosis Penggunaan Dietilpropion

Setiap pasien mungkin akan diberi dosis yang berbeda-beda. Tergantung pada kondisi pasien dan masalah medis yang dialami.

Pastikan Anda mengikuti anjuran dari dokter atau petunjuk yang tertera pada label kemasan obat.

Informasi dosis berikut ini sifatnya hanya rata-rata. Kalau Anda diberi dosis berbeda oleh dokter, jangan mengubahnya kecuali dokter Anda yang memintanya.

Untuk Pengobatan Obesitas (Sediaan Oral, Immediate Release)

  • Dewasa dan remaja berusia 17 tahun ke atas: 25 mg 3 kali sehari. Diminum satu jam sebelum makan dan di tengah malam untuk mengatasi rasa lapar di malam hari
  • Anak-anak usia 16 tahun ke bawah: tidak dianjurkan.

Untuk Pengobatan Obesitas (Sediaan Oral, Controlled-Release)

  • Dewasa dan remaja berusia 17 tahun ke atas: 75 mg sekali sehari, biasanya diminum di pertengahan pagi
  • Anak-anak berusia 16 tahun ke bawah: tidak dianjurkan.

Efek Samping Dietilpropion

Segera hubungi pusat kesehatan terdekat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi, seperti gatal-gatal, sulit bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, tenggorokan atau lidah.

Dietilpropion bisa menyebabkan efek samping yang serius. Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri dada atau sesak napas (terutama saat sedang beraktivitas)
  • Pembengkakan di pergelangan kaki atau kaki
  • Rasa cemas, gugup atau gelisa
  • Otot berkedut
  • Peraasaan bahagia atau sedih yang ekstrem
  • Detak jantung yang cepat
  • Perasaan pusing seperti akan pingsan.

Efek samping umum lainnya dari Dietilpropion adalah:

  • Mual, muntah, diare, sakit perut dan sembelit
  • Sakit kepala dan gangguan penglihatan
  • Masalah tidur (insomnia)
  • Pusing, mengantuk atau merasa lelah
  • Suasana hati yang tertekan
  • Mulut kering dan terasa tidak enak
  • Penurunan gairah seksual
  • Kemerahan, memar atau ruam di permukaan kulit.

Pada dasarnya obat jenis apa pun aman jika Anda menggunakannya sesuai dengan petunjuk. Begitu juga dengan Dietilpropion. Pastikan Anda hanya mengonsumsi obat sesuai dengan dosis dan arahan dokter untuk menghindari efek samping yang merugikan.

Baca Juga: Waspadai Efek Samping Obat Diet

 

Sumber

Drugbank Online (2022). Diethylpropion. www.drugbank.com

Drugs (2022). Diethylpropion. www.drugs.com

MedlinePlus (2017). Diethylpropion. www.medlineplus.gov

Mayo Clinic (2022). Diethylpropion. www.mayoclinic.org

RXList (2021). Diethylpropion. www.rxlist.com