Desloratadine: Dosis, Petunjuk Penggunaan, dan Efek Samping

Desloratadine: Dosis, Petunjuk Penggunaan, dan Efek Samping

Penulis: Umi Fatimah

Desloratadine digunakan pada orang dewasa dan anak-anak untuk meredakan demam dan gejala alergi, termasuk bersin, pilek, serta mata merah, gatal, dan berair. Obat ini juga digunakan untuk meringankan gejala urtikaria (biduran), termasuk kulit gatal dan ruam.

Desloratadine termasuk dalam kelas obat yang disebut antihistamin, yang bekerja dengan memblokir histamin, suatu zat dalam tubuh yang diproduksi oleh tubuh selama mengalami reaksi alergi.

Baca Juga: Antihistamin Alami Terbaik untuk Atasi Berbagai Masalah Alergi

Petunjuk Penggunaan Desloratadine

Desloratadine hadir dalam bentuk tablet dan sirop. Biasanya obat ini diminum sekali sehari. Anda dapat meminum obat ini dengan makanan atau saat perut kosong.

Ikuti petunjuk pada label resep Anda. Minum desloratadine persis seperti yang diarahkan oleh dokter. Jangan meminumnya lebih banyak atau lebih sedikit atau meminumnya lebih sering dari yang ditentukan oleh dokter. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda.

Jika Anda menggunakan desloratadine sediaan sirop, gunakan sendok takar untuk mengukur secara akurat jumlah cairan obat yang tepat untuk setiap dosis. Hindari menggunakan sendok makan karena Anda mungkin tidak mendapatkan dosis yang tepat.

Ikuti dengan cermat dan hati-hati petunjuk dosis dokter Anda saat memberikan obat ini kepada anak-anak. Desloratadine tidak boleh diberikan kepada anak di bawah usia 6 bulan.

Jika Anda lupa mengonsumsi desloratadine, segera minum saat Anda mengingatnya. Namun, bila sudah hampir menuju dosis selanjutnya, gunakan dosis berikutnya pada waktu yang tepat. Jangan meminum dosis ganda untuk mengganti dosis yang terlewat. Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau justru memburuk.

Peringatan Penggunaan Desloratadine

Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi obat ini, antara lain:

  • Beri tahu dokter jika Anda alergi terhadap desloratadine, loratadine, atau jika Anda memiliki alergi lain. Desloratadine mungkin mengandung bahan tidak aktif, yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lainnya.
  • Sebelum menggunakan desloratadine, beri tahu dokter jika Anda memiliki kondisi penyakit ginjal dan/atau penyakit hati.
  • Desloratadine biasanya tidak menyebabkan kantuk bila digunakan pada dosis yang dianjurkan. Namun, jangan mengemudi, menggunakan mesin, atau melakukan aktivitas apa pun yang memerlukan kewaspadaan sampai Anda yakin dapat melakukan aktivitas tersebut dengan aman.
  • Sebelum menjalani operasi, beri tahu dokter atau dokter gigi tentang semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep , obat nonresep, dan produk herbal).
  • Untuk produk obat dalam sediaan sirop mungkin mengandung tambahan gula dan aspartam, konsultasikan dengan dokter jika Anda menderita diabetes atau fenilketonuria (PKU) sebelum menggunakan desloratadine sediaan sirop.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.

Dosis Desloratadine

Dosis desloratadine akan berbeda untuk setiap pasien. Dokter akan memberikan resep berdasarkan pada usia pasien, kondisi medis, dan respons tubuh pasien terhadap pengobatan.

Informasi berikut hanya mencakup dosis rata-rata obat ini. Jika dosis Anda berbeda, jangan mengubahnya kecuali dokter menyuruh Anda melakukannya.

Berikut dosis desloratadine secara umum untuk mengatasi reaksi alergi:

  • Dewasa: 5 mg sekali sehari
  • Anak usia 1–5 tahun: 1,25 mg sekali sehari
  • Anak usia 6–11 tahun: 2.5 mg sekali sehari
  • Anak usia ≥12 tahun: Sama dengan dosis dewasa

Interaksi Obat

Interaksi obat dapat mengubah cara kerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius.

Perlu Anda pahami bahwa informasi ini tidak memuat semua kemungkinan interaksi obat. Simpanlah daftar semua produk obat yang Anda gunakan (termasuk obat resep/nonresep dan produk herbal) dan sampaikan kepada dokter dan apoteker.

Cara kerja desloratadine sangat mirip dengan loratadine. Karena itu, jangan menggunakan obat yang mengandung loratadine saat menggunakan desloratadine.

Obat ini dapat mengganggu tes laboratorium tertentu (seperti tes alergi pada kulit), dan mungkin menyebabkan hasil tes yang salah. Pastikan petugas laboratorium dan semua dokter yang menangani kondisi Anda mengetahui Anda menggunakan obat ini.

Efek Samping Desloratadine

Desloratadine dapat menyebabkan efek samping. Beritahu dokter Anda jika salah satu gejala berikut ini parah atau tidak kunjung hilang:

Obat ini juga bisa menyebabkan beberapa efek samping yang serius. Jika Anda mengalami salah satu gejala berikut, hentikan penggunaan desloratadine dan segera dapatkan perawatan medis darurat:

  • Ruam kulit
  • Gatal-gatal
  • Kesulitan bernapas atau menelan
  • Pembengkakan pada wajah, tenggorokan, lidah, bibir, mata, tangan, kaki, pergelangan kaki, atau tungkai bawah.

Desloratadine dapat menyebabkan efek samping lain. Hubungi dokter jika Anda mengalami masalah yang tidak biasa saat mengonsumsi obat ini.

Baca Juga: Tips Pertolongan Pertama untuk Alergi

 

Sumber

Drugs. Desloratadine. drugs.com

Cleveland Clinic. Desloratadine Tablets. clevelandclinic.org

Healthline. Desloratadine, Oral Tablet. healthline.com

Medline Plus. Desloratadine. medlineplus.gov

Mims. Desloratadine. mims.com

WebMD. Desloratadine – Uses, Side Effects, and More. webmd.com