Cefadroxil: Fungsi, Cara Penggunaan, dan Efek Sampingnya

Cefadroxil: Fungsi, Cara Penggunaan, dan Efek Sampingnya

Penulis: Ratna

Cefadroxil merupakan obat yang masuk dalam kelompok antibiotik sefalosporin. Antibiotik ini berfungsi untuk mengobati infeksi tertentu yang disebabkan oleh bakteri. Umumnya obat ini digunakan untuk mengobati penyakit seperti infeksi pada kulit, tenggorokan, amandel, dan saluran kemih.

Cefadroxil tidak akan bekerja pada infeksi yang disebabkan oleh virus seperti pilek, flu, atau infeksi virus lainnya.

Baca Juga: Apa Bedanya? Infeksi Virus Vs Bakteri

Sebelum Penggunaan

Dalam kondisi tertentu, mengonsumsi obat ini mungkin dapat menimbulkan efek samping. Oleh sebab itu, perhatikan hal-hal berikut ini sebelum mengonsumsinya, antara lain:

  • Sebelum mengambil cefadroxil, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadapnya atau bahan-bahan lain yang terkandung.
  • Beritahu dokter jika Anda menderita atau pernah menderita penyakit gastrointestinal, kolitis (kondisi yang menyebabkan pembengkakan pada lapisan usus besar), atau penyakit ginjal.
  • Konsultasikan pada dokter apabila Anda sedang atau berencana menggunakan resep obat lain, termasuk vitamin, suplemen, dan obat herbal.
  • Konsultasikan kepada dokter sebelum menggunakannya jika Anda sedang hamil atau menyusui. Segera hubungi dokter apabila Anda hamil saat sedang mengonsumsi antibiotik ini.
  • Menggunakan antibiotik saat tidak memerlukannya dapat berakibat tubuh kebal terhadap antibiotik tersebut.
  • Cefadroxil berbentuk cair umumnya mengandung gula. Hendaknya berkonsultasi pada dokter apabila Anda memiliki diabetes.
  • Antibiotik ini dapat mempengaruhi hasil tes medis tertentu, maka beritahu pada tenaga medis apabila Anda sedang mengonsumsinya.

Baca Juga: Fungsi dan Fakta Antibiotik yang Perlu Diketahui

Cara Penggunaan dan Dosis

Berikut ini merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan pada penggunaan ranitidine, antara lain:

  • Meminum obat ini dapat dengan atau tanpa makanan sesuai dengan yang diarahkan oleh dokter.
  • Minumlah sesuai dengan petunjuk pada obat atau sesuai dengan resep dokter. Hindari menambah atau mengurangi dosisnya.
  • Hendaknya mengonsumsi antibiotik ini dalam jangka waktu yang telah dokter tentukan. Berhenti mengonsumsi sebelum waktunya dapat meningkatkan risiko tubuh kebal terhadapanya.
  • Sebaiknya berhati-hati dalam menakar dosis obatnya. Anda dapat menggunakan sendok takar atau sendok obat khusus yang tersedia dari dokter atau apoteker.
  • Hindari melewatkan dosis atau tidak mengonsumsi obat sesuai jadwal. Hal ini dapat menyebabkan obat tidak bekerja dengan baik atau mungkin berhenti bekerja sepenuhnya. Agar obat ini bekerja dengan baik, jumlah tertentu harus ada di tubuh setiap saat.

Baca Juga: Mengenal Resistensi Antibiotik dan Pencegahannya

Berikut ini merupakan dosis umum untuk penggunaan antibiotik ini, yaitu:

  • Dewasa: 1-2 gram per hari dibagi menjadi 2 kali minum dalam sehari.
  • Anak-anak (>6 tahun): 30-50 mg per hari, dengan dosis maksimum 100 mg per hari.

Efek Samping Cefadroxil

Berikut ini merupakan efek samping yang paling umum terjadi, antara lain:

  • Diare
  • Sakit perut
  • Vagina gatal atau keputihan.

Namun, beberapa kasus obat ini juga dapat menyebabkan efek samping yang serius. Segera dapatkan bantuan medis apabila Anda mengalami gejala tersebut berikut ini, antara lain:

  • Sakit perut yang parah
  • Diare yang berair atau berdarah (bahkan jika terjadi beberapa bulan setelah penggunaan)
  • Demam serta menggigil
  • Badan terasa pegal
  • Gejala flu
  • Kulit pucat, mudah memar,
  • Pendarahan yang tidak biasa
  • Kejang
  • Urin berwarna gelap
  • Penyakit kuning (kulit atau mata menguning)
  • Masalah ginjal, dengan gelaja seperti sedikit atau tidak buang air kecil, bengkak di kaki atau pergelangan kaki, merasa lelah atau sesak napas.

Baca Juga: Kenali Fungsi Antibiotik Metronidazole dan Efek Sampingnya

Sumber

Drugs. 2020. Cefadroxil. www.drugs.com

Everyday Health. 2020. Cefadroxil. www.everydayhealth.com

Medline Plus. 2018. Cefadroxil. www.medlineplus.gov

WebMD.Cefadroxil. www.webmd.com