Cara Menjaga Kelembapan dan PH Seimbang pada Kulit Wajah

Image : www.amabie.com

Semua pasti tahu kalau kunci wajah yang segar dan awet muda adalah seimbangnya kondisi kulit, alias kulit normal dengan hidrasi yang seimbang. Tapi seiring dewasa dan bertambahnya usia, justru banyak yang mengalami masalah kulit berminyak dan kering.

Kulit kering memang jadi salah satu faktor pemicu kulit mudah keriput dan mudah mengelupas saking keringnya. Sedangkan kulit berminyak memang punya keuntungan bikin awet muda, tapi bikin nggak nyaman juga kalau wajah memproduksi terlalu banyak minyak. Karena itulah, penting sekali untuk menjaga keseimbangan pH kulit wajah dan kelembapannya. Berikut tips yang perlu dipahami untuk menjaga pH dan kelembapan kulit yang seimbang.

Baca Juga4 Cara Membersihkan Wajah untuk Kulit Kering

1. Pembersih Wajah

Penting sekali untuk menggunakan pembersih wajah dengan pH yang seimbang. Pemilik kulit normal memiliki pH netral kisaran 4.5 sampai 5.5. Sedangkan, untuk pembersih wajah dengan pH netral berada di skor 5 – 7.

Umumnya pembersih wajah memiliki pH tinggi karena kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Sodium Laureth Sulfate (SLES) yang digunakan sebagai agen untuk membuat busa. Tapi sekarang sudah bukan hal sulit lagi untuk mendapatkan pembersih wajah yang gentle dengan pH yang seimbang. Beberapa produk pembersih wajah sudah memberi label pH. Bisa juga dicari informasi kandungan dan pH suatu produk melalui internet.

Kandungan pH yang terlalu tinggi akan membuat kulit terasa kering setelah dicuci, bahkan bisa bikin kulit wajah terlihat mengelupas. Sedangkan, pembersih wajah yang terlalu rendah pH-nya (dibawah 5) tidak bisa membersihkan wajah dengan benar-benar bersih, sehingga bisa memicu munculnya jerawat.

2. Toner

Untuk bener-benar mendapatkan pembersih wajah dengan pH yang pas, ini baru bukan perkara gampang juga. Meski pembersih wajah memiliki pH netral, terkadang ada rasa sedikit kurang pas dengan pH kulit wajah, apalagi untuk kulit kering, belum lagi karena air memiliki pH tersendiri, mungkin 5.5, 6, Atau bisa 7. Karena itu, toner akan membantu untuk benar-benar menyeimbangkan pH segera setelah mencuci muka.

Baca Juga4 Tips Membersihkan Wajah untuk Kulit Berminyak

3. Krim Wajah

Untuk menjaga kelembapan kulit dan memberikan nutrisi pada wajah, pelembap dibutuhkan untuk segala jenis kulit, baik itu krim pagi dan krim malam.

Krim pagi dirancang untuk lebih melembapkan dan melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar ultraviolet dan polusi. Krim pagi juga berguna untuk mencegah pigmentasi kulit di bawah sinar matahari, juga membantu menjaga kelembapan kulit meski di bawah sinar matahari yang memicu kulit dehidrasi.

Krim malam lebih kaya akan unsur anti-oksidan, pelembap, dan nutrisi yang akan sangat penting untuk memulihkan kulit di malam hari. Krim malam bertujuan untuk memperbaiki dan meregenerasi sel-sel kulit saat beristirahat. Sehingga, kulit akan terasa segar, kenyal, dan memiliki nutrisi di pagi hari.

Baca Juga5 Tips untuk Atasi Tekstur Wajah Tidak Merata

Itulah tips yang perlu diperhatikan untuk menjaga kelembapan dan keseimbangan pH kulit wajah. Untuk memberikan nutrisi dan kelembapan ekstra, bila diperlukan juga bisa menambahkan essence dan serum yang sesuai dengan kulit kamu.

 

Sumber :
Anna. (2018). Balancing Act! pH Balance of Skin. www.skincarerx.com
Arisa Mukharliza. (2018). Fakta Mengapa Toner Penting untuk Bersihkan Wajah. www.fimela.com
Intan Tya. (2016). Day Cream vs Night Cream. www.avoskinbeauty.com
Jude Chao. (2017). A Good Low PH Cleanser isn’t Hard to Find Anymore. www.fiftyshadesofsnail.com
Kiki Riama. (2016). Pahami Tingkat pH Kulit Anda. www.herworld.co.id