Cara Mengetahui dan Menjaga Berat Badan Ideal

Cara Mengetahui dan Menjaga Berat Badan Ideal

Penulis: Siska | Editor: Opie

Banyak orang berusaha mendapatkan berat badan ideal. Bukan hanya perempuan saja, laki-laki pun seakan berlomba memperoleh hasil maksimal agar tubuhnya terlihat proporsional. Tapi apakah Anda tahu apa arti proporsional itu? Bisa dikatakan proporsional adalah sesuai, pas, ideal antara tinggi badan dan berat badan seimbang.

Memang berat badan proporsional itu penting buat tubuh. Hal ini dikarenakan berat badan ideal bukan sekedar masalah penampilan saja, tapi juga berkaitan dengan kesehatan.

Meskipun tidak semua orang dengan kelebihan berat badan bisa mengalami gangguan kesehatan, namun jika tidak menjaganya maka dapat menimbulkan masalah di masa depan. Bahayanya, berat badan berlebih dapat memengaruhi risiko seseorang terkena sejumlah masalah kesehatan, termasuk obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan masalah kardiovaskular.

Baca Juga: Ingin Berat Badan Turun? Simak 5 Obat Diet yang Aman Digunakan

Faktor yang Memengaruhi Berat Badan

Ada beberapa faktor yang bisa membuat berat badan cepat naik, yaitu:

1. Diet atau Pola Makan

Kuantitas dan kualitas makanan dalam diet Anda memiliki dampak yang besar pada berat badan.

2. Gen

Beberapa orang secara genetik cenderung untuk lebih mudah menambah berat badan daripada yang lain, atau sangat mudah menimbun lemak di sekitar bagian tengah tubuh.

Namun penelitian menunjukkan bahwa makan makanan yang sehat, tetap aktif, dan menghindari kebiasaan tidak sehat seperti minum soda dapat mencegah kecenderungan genetik untuk risiko obesitas.

3. Kurang Aktivitas Fisik

Berolahraga memiliki sejumlah manfaat kesehatan, termasuk mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung, beberapa jenis kanker, dan penyakit kronis lainnya. Aktivitas fisik inilah yang menjadi elemen kunci dari pengendalian berat badan dan kesehatan.

4. Pola Tidur 

Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara berapa banyak orang tidur dan berapa berat badan mereka. Secara umum, anak-anak dan orang dewasa yang kurang tidur cenderung memiliki berat badan yang lebih banyak dibandingkan mereka yang cukup tidur.

Setiap orang memiliki berat badan idealnya masing-masing. Dalam hal ini tergantng pada tergantung pada sejumlah faktor yang berbeda seperti tinggi badan, jenis kelamin, komposisi lemak dan otot, ukuran bingkai, dan faktor lain. Jadi, jangan berusaha untuk membandingkan berat badan Anda dengan orang lain ya.

Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Faktanya tidak ada satupun berat badan ideal yang sama antara satu orang dengan orang lainnya, karena ada sejumlah faktor berbeda yang berperan.

Untuk mengetahui berat badan ideal, Anda perlu melakukan penghitungan yang bisa diketahui dengan beberapa metode. Salah satu yang paling populer adalah dengan Indeks Massa Tubuh atau Body Mass Index (BMI).

Indeks Massa Tubuh adalah perhitungan sederhana menggunakan tinggi dan berat badan seseorang. Rumusnya adalah, Berat Badan dalam kilogram (kg) dibagi tinggi badan dalam meter kuadrat (m2).

Menurut National Institute of Health (NIH) hasil penghitungan BMI dapat berarti:

  • BMI kurang dari 18,5 berarti seseorang dalam kondisi kekurangan berat badan.
  • BMI antara 18,5-24,9 berarti berat badan seseorang dalam kondisi sangat ideal.
  • BMI antara 25-29,9 berarti seseorang dalam kondisi kelebihan berat badan.
  • BMI lebih dari 30 berarti seseorang dalam kondisi obesitas.

Namun, BMI tidak selalu akurat, karena tidak memperhitungkan faktor-faktor lain, seperti ukuran kerangka dan komposisi otot. Terlepas dari keterbatasan ini, BMI adalah cara yang relatif mudah dan nyaman untuk menilai berat badan seseorang.

Cara Menjaga Berat Badan Ideal

Tentu tidak ada sihir yang bisa membuat berat badan Anda menjadi ideal, sehingga diperlukan daya dan upaya yang dilakukan. Begitupun dengan mempertahankannya, yang justru menjadi kunci utama dalam menjaga berat badan tetap ideal.

Berikut ini merupakan beberapa strategi yang bisa Anda lakukan untuk mempertahankan berat badan ideal yang telah Anda dapatkan.

1. Rutin Olahraga

Olahraga secara rutin berperan penting dalam pemeliharaan berat badan. Ini dapat membantu Anda membakar beberapa kalori dan meningkatkan metabolisme, yang merupakan dua faktor yang diperlukan untuk mencapai keseimbangan energi.

Ketika Anda berada dalam keseimbangan energi, itu berarti Anda membakar jumlah kalori yang sama dengan yang Anda konsumsi. Akibatnya, berat badan Anda cenderung tetap sama.

2. Jangan Lupa Sarapan

Sarapan pagi dapat membantu Anda menjaga berat badan lho! Sebab orang yang sarapan cenderung memiliki kebiasaan yang lebih sehat secara keseluruhan, seperti berolahraga lebih banyak dan mengonsumsi lebih banyak serat dan zat gizi mikro.

Satu studi menemukan bahwa 78% dari 2.959 orang yang mempertahankan penurunan berat badan 30 pon (14 kg) selama setidaknya satu tahun melaporkan makan sarapan setiap hari.

3. Minum yang Cukup

Minum air sangat membantu memelihara berat badan karena beberapa alasan. Misalnya, meningkatkan rasa kenyang dan dapat membantu Anda menjaga asupan kalori tetap terkendali jika Anda minum satu atau dua gelas sebelum makan.

Dalam sebuah penelitian, mereka yang minum air sebelum makan mengalami pengurangan asupan kalori sebesar 13%, dibandingkan dengan peserta yang tidak minum air.

Selain itu, air minum telah terbukti sedikit meningkatkan jumlah kalori yang Anda bakar sepanjang hari.

4. Cukup Tidur

Faktanya, kurang tidur dapat menjadi faktor risiko utama kenaikan berat badan pada orang dewasa dan dapat mengganggu pemeliharaan berat badan. Hal ini dikarenakan kurang tidur dapat menyebabkan tingkat ghrelin yang lebih tinggi, yang dikenal sebagai hormon lapar karena meningkatkan nafsu makan.

Selain itu, orang yang kurang tidur cenderung memiliki tingkat leptin yang lebih rendah, yang merupakan hormon yang diperlukan untuk mengendalikan nafsu makan.

5. Kelola Stres

Tingkat stres yang tinggi dapat berkontribusi untuk meningkatkan kadar kortisol, yang merupakan hormon yang dilepaskan sebagai respons terhadap stres. Kortisol yang meningkat secara konsisten terkait dengan jumlah yang lebih tinggi dari lemak perut, serta peningkatan nafsu makan dan asupan makanan.

Stres juga merupakan pemicu umum untuk makan impulsif, bahkan ketika Anda tidak lapar.

Namun ada banyak hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk memerangi stres diantaranya adalah dengan olahraga, yoga, dan meditasi.

Baca Juga: Cocok untuk Diet, 9 Sayuran Ini Bantu Turunkan Berat Badan

Sumber
Medical News Today. (2020). How much should I weigh for my height and age?  www.medicalnewstoday.com

Diabetes. (2021). How to calculate Body Mass Index. www.diabetes.ca

Healthline. (2018). Are You a Healthy Weight? Weight Ranges by Height and Sex. www.healthline.com

Harvard. (2021). The Nutrition Source. www.hsph.harvard.edu