Berbagai Penyebab Kram Perut Saat Hamil Muda

Image: Mommabe.com

Penulis: Dhiya | Editor: Niahappy

Saat hamil muda atau dalam masa kehamilan kurang dari enam bulan, kram sering terjadi akibat perubahan normal karena perkembangan bayi Anda. Umumnya kram perut merupakan sensasi menarik pada satu atau kedua sisi perut Anda. Meskipun tidak dianggap sebagai gejala untuk deteksi kehamilan dini, itu adalah gejala yang menyertai banyak kehamilan. 

Dalam kebanyakan kasus, kram adalah bagian normal dari kehamilan khususnya saat hamil muda. Mungkin Anda merasa khawatir dengan kram perut saat kehamilan. Tapi sebenarnya kram perut tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Jadi, sebenarnya apa saja penyebab kram perut saat hamil muda? Yuk, simak ulasan berikut ini:

Baca Juga : Kenali Jenis-jenis USG Kehamilan dan Kegunaannya

1. Pertumbuhan Rahim

Umumnya selama dua trimester pertama kehamilan, ada pertumbuhan rahim yang cepat untuk mengakomodasi pertumbuhan janin. Hal ini juga dapat menyebabkan kram saat hamil muda. Ketika ligamen dan otot yang mendukung rahim juga tumbuh, Anda dapat mengalami nyeri tajam setiap kali janin berdiri, mengubah posisi, dan bersin atau batuk. 

Pada trimester kedua, ini disebut ligamen bulat dan dapat bermanifestasi melalui rasa sakit yang tajam atau menusuk. Kondisi ini akan membuat Anda tidak nyaman, tetapi jangan khawatir karena hanya berlangsung sebentar dan tidak berbahaya. 

2. Orgasme

Kram saat hamil muda dapat terjadi karena berhubungan seks yang dapat membuat Anda mengalami kram setelah mencapai orgasme. Rasa sakit mungkin akan terasa mirip dengan kram menstruasi dan biasanya akan hilang segera setelah itu. Namun, bukan berarti jika sedang hamil muda Anda tidak boleh berhubungan seks, tetapi jika rasa sakitnya parah dan disertai dengan pendarahan, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. 

Kram selama dan setelah orgasme dikaitkan dengan sakit punggung bagian bawah dan tidak berbahaya dalam kehamilan. Ini juga bisa disebabkan oleh peningkatan aliran darah ke daerah panggul atau kontraksi uterus normal selama orgasme. 

3. Implantasi 

Saat hamil muda, Anda mungkin mengalami kram seperti menstruasi di sekitar waktu menstruasi Anda tiba. Rasa sakit ringan tersebut adalah hasil dari embrio atau dikenal sebagai telur yang dibuahi, menanamkan dirinya ke dalam lapisan dinding rahim sehingga menyebabkan sedikit kram di bagian perut bawah. Ini dikenal sebagai implantasi kram dan biasanya bisa menjadi tanda pertama kehamilan. 

4. Kontraksi

Praktik kontraksi atau yang disebut sebagai Braxton Hicks Contractions adalah nyeri seperti persalinan yang dapat terjadi pada trimester kedua kehamilan atau dimulai pada sekitar 20 minggu kehamilan dan merupakan cara tubuh Anda melakukan pemanasan untuk persalinan sungguhan. Kontraksi ini biasanya hanya terjadi beberapa detik hingga beberapa menit dan tidak teratur. 

Selain itu, kontraksi ini juga tidak dapat diprediksi meskipun penyebabnya akibat keaktifan ibu atau bayi, kandung kemih penuh, dan dehidrasi. Sebaiknya Anda minum cukup air supaya tetap terhidrasi. Saat Anda mengalaminya, ubah posisi duduk atau berbaring jika Anda sedang berdiri, karena itu akan mereda. 

5. Keguguran Dini

Salah satu penyebab terburuk kram perut saat hamil muda adalah karena keguguran. Namun, hal ini tidak selalu terjadi. Kram yang berhubungan dengan keguguran biasanya terjadi di perut punggung bagian bawah atau daerah panggul dan disertai pendarahan. Sebagian besar keguguran terjadi pada trimester pertama, meskipun dapat juga terjadi pada trimester kedua. 

Terkadang sulit untuk mengetahui apakah rasa sakit Anda merupakan tanda keguguran atau karena implantasi sehingga gejala keguguran yang paling penting adalah pendarahan yang berlangsung selama beberapa hari dan seringkali semakin berat seiring berjalannya waktu. Jika Anda khawatir, sebaiknya segera hubungi praktisi Anda dan jadwalkan pemeriksaan.

6. Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang dibuahi ditanamkan di luar rahim. Biasanya dapat menempel pada saluran tuba falopi atau rongga perut. Kehamilan ektopik bermanifestasi melalui kram perut yang parah dan tidak hilang. Kondisi tersebut menyebabkan pendarahan vagina, nyeri bahu, sakit kepala ringan, dan pingsan.

Jika Anda merasa mengalami kehamilan ektopik, segera kunjungi dokter. Kehamilan ektopik didiagnosis dengan USG dan tes darah. Jika Anda sudah menjalani USG trimester pertama dan semuanya tampak normal, kehamilan ektopik tidak menyebab kram perut saat hamil muda. 

Secara umum kram perut saat hamil muda adalah hal yang normal. Sebaiknya Anda banyak bertanya pada dokter terutama jika Anda sedang hamil anak pertama. Jadi perhatikan berapa lama dan berapa sering kram perut terjadi pada Anda. Jika Anda khawatir, sebaiknya segera periksa pada dokter. 

Baca Juga : 6 Pantangan Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Sumber:
American Pregnancy Association. Cramping During Pregnancy: Causes, Treatment and Prevention. Americanpregnancy.org
Flo. Bad Cramps During Early Pregnancy: What are Those First Trimester Lower Abdomen Pains You Feel?. Flo.health
Today’s Parent. (2017). 6 Things to Know About Cramps During Pregnancy. www.todaysparent.com
What to Expect. (2018). Abdominal Cramps and Pain During Pregnancy: Normal or Something More?. www.whattoexpect.com
Verywellfamily. (2019). When Should You Worry About Early Pregnancy Cramps?. www.verywellfamily.com