Berbagai Macam Manfaat Arang Aktif bagi bagi Kesehatan

Berbagai Macam Manfaat Arang Aktif bagi bagi Kesehatan

Penulis: Justina | Editor: Ratna

Arang aktif adalah suatu bubuk hitam yang halus dan tidak berbau, dan kerap digunakan di ruang gawat darurat yang bertujuan untuk mengobati atau meredakan gejala overdosis. Arang aktif memiliki sifat sebagai penyerap racun. Oleh karena itu, tidak jarang arang aktif digunakan sebagai bahan untuk pembuatan obat dan kosmetik.

Arang aktif tidak sama dengan arang seperti batu bata arang atau hasil potongan makanan yang dibakar. Arang aktif dibuat agar memiliki sifat yang sangat adsorben sehingga mampu mengikat molekul, ion, atau atom. Pembuatan arang aktif melibatkan pemanasan bahan yang mengandung karbon seperti kayu, gambut, tempurung kelapa, atau serbuk gergaji dengan suhu yang sangat tinggi.

Proses pembuatan tersebut akan melepaskan arang dari molekul yang sebelumnya diserap, dan membebaskan ikatannya. Proses tersebut juga membantu mengurangi ukuran pori-pori pada arang dan membuat lebih banyak lubang pada setiap molekul, sehingga luas permukaan keseluruhannya akan semakin bertambah. Bahkan, satu sendok teh penuh arang aktif memiliki luas permukaan yang lebih besar daripada lapangan sepak bola.

Manfaat Arang Aktif Bagi Kesehatan

Pada umumnya, arang aktif dapat digunakan untuk metode pengobatan darurat untuk mengatasi overdosis atau keracunan. Banyak produk yang dijual bebas atau over-the-counter (OTC) juga mengandalkan prinsip kimia dasar dari klaim manfaat arang aktif tersebut. Berikut kegunaan arang aktif untuk kesehatan tubuh Anda.

1. Kesehatan Ginjal

Arang aktif dapat membantu kinerja ginjal dengan cara menyaring racun dan obat-obatan yang tidak dapat dicerna tubuh. Arang aktif memiliki manfaat positif yang efektif untuk membantu menghilangkan racun yang berasal dari urea yang merupakan produk sampingan dari pencernaan protein.

Penelitian yang dilakukan pada hewan uji menunjukkan bahwa arang aktif dapat digunakan untuk meningkatkan fungsi ginjal dan mengurangi kerusakan yang terjadi karena peradangan gastrointestinal pada penderita penyakit ginjal kronis.

Baca Juga: Ketahui Kesehatan Ginjal dengan Tes Fungsi Ginjal

2. Gas Usus

Serbuk arang aktif diduga dapat meredakan gas usus, akan tetapi peneliti masih belum mengerti prinsip kerjanya. Penelitian yang diterbitkan di Jurnal Gastroenterology and Hepatology menunjukkan bahwa arang aktif diketahui dapat membantu mengurangi produksi gas, setelah mengonsumsi makanan tertentu yang menghasilkan gas.

3. Pengobatan Racun Darurat

Arang aktif memiliki manfaat untuk mengikat racun. Pada manusia, sifat arang aktif ini digunakan sebagai penawar racun sejak awal tahun 1800-an. Arang aktif juga dapat digunakan sebagai metode pengobatan untuk meredakan gejala akibat overdosis penggunaan obat resep, serta overdosis penggunaan obat yang dijual bebas seperti aspirin, asetaminofen, dan obat penenang.

Akan tetapi, arang aktif tidak terlalu efektif dalam semua kasus keracunan. Misalnya, sifat mengikat racun pada arang aktif tidak terlalu memberikan efek yang signifikan pada kasus keracunan alkohol, logam berat, besi, lithium, kalium, asam, atau alkali. Namun, para ahli memperingatkan bahwa penggunaan arang aktif tidak boleh secara rutin untuk mengatasi setiap kasus keracunan.

4. Meredakan Gejala Sindrom Bau Ikan

Arang aktif juga dikenal memiliki manfaat untuk mengatasi bau tidak sedap yang sering timbul pada seseorang yang menderita trimetilaminuria (TMAU), yang juga sering disebut sebagai sindrom bau ikan. TMAU sendiri merupakan suatu kondisi genetik di mana terdapat trimetilamina (TMA), suatu senyawa yang memiliki bau yang mirip dengan ikan busuk, yang akan terakumulasi di dalam tubuh.

Tubuh orang yang dalam keadaan sehat pada umumnya mampu mengubah TMA yang berbau amis menjadi suatu senyawa yang tidak berbau sebelum dikeluarkan dalam urin. Namun, orang yang memiliki kondisi TMAU kekurangan enzim yang dibutuhkan untuk melakukan konversi tersebut. Hal ini dapat menyebabkan TMA menjadi menumpuk di dalam tubuh dan masuk ke dalam urin, keringat, dan napas, sehingga menimbulkan bau amis yang busuk.

Arang aktif yang memiliki permukaan berpori diketahui dapat membantu mengikat senyawa kecil yang berbau seperti TMA dan meningkatkan ekskresi TMA. Oleh karena itu, arang aktif dapat mengurangi bau bagi mereka yang mengalami sindrom bau ikan.

5. Mengurangi Tingkat Kolesterol di Dalam Tubuh

Arang aktif juga dapat membantu untuk mengurangi tingkat kolesterol dalam tubuh. Konsumsi arang aktif sebanyak 24 gram per hari selama empat minggu diketahui dapat menurunkan tingkat kolesterol total sebanyak 25% dan kolesterol jahat atau LDL sebanyak 25%. Kadar kolesterol baik atau HDL juga meningkat sebesar 8%.

Baca Juga: Apa Bedanya? LDL (Kolesterol Jahat) Vs HDL (Kolesterol Baik)

6. Memutihkan Gigi

Arang aktif yang digunakan untuk menyikat gigi dipercaya dapat memutihkan gigi. Diketahui, arang aktif dapat menyerap plak dan senyawa yang membuat gigi menjadi berwarna. Akan tetapi, penelitian yang mendukung klaim ini belum ditemukan.

7. Mencegah Mabuk

Arang aktif terkadang juga digunakan sebagai obat untuk mengatasi atau mencegah mabuk. Akan tetapi, mengonsumsi arang aktif dengan alkohol dapat mengurangi kadar alkohol dalam darah, efeknya untuk mengurangi mabuk belum diteliti.

8. Meningkatkan Kesehatan Kulit

Mengaplikasikan arang aktif ke kulit disebut-sebut bisa menjadi suatu cara yang efektif untuk mengobati jerawat dan gigitan serangga atau ular.

Baca Juga: 10 Manfaat Kesehatan dari Akar Manis (Licorice)

Sumber

Healthline. (2017). What Is Activated Charcoal Good For? Benefits and Uses. www.healthline.com

Medical News Today. (2020). What are the benefits of activated charcoal?. www.medicalnewstoday.com

NCBI. (2006). Gas and Bloating. www.ncbi.nlm.nih.gov

WebMD. Activated Charcoal. www.webmd.com