Telinga Sakit setelah Terbang? Mungkin Anda Merasakan Barotrauma Telinga

Telinga Sakit setelah Terbang? Mungkin Anda Merasakan Barotrauma Telinga

Penulis: Ossy | Editor: Opie

Pernahkah Anda mengalami sakit pada telinga karena perubahan tekanan, misalnya setelah menyelam atau naik pesawat?

Kondisi ini sering disebut dengan barotrauma telinga atau otic barotrauma. Barotrauma telinga adalah kondisi ketidaknyamanan yang Anda rasakan pada telinga seperti nyeri, sakit, atau sulit mendengar akibat perubahan tekanan.

Telinga memiliki tabung yang menghubungkan bagian tengah telinga ke tenggorokan dan hidung.

Tabung ini disebut dengan tuba eustachius dan membantu mengatur tekanan telinga.

Ketika tekanan berubah, sumbatan pada telinga mungkin terjadi.

Barotrauma sesekali terjadi terutama ketika Anda berada di lingkungan dengan ketinggian yang berubah seperti saat menyelam atau naik pesawat.

Penyelam seringkali mengalami kondisi ini. Kendati tidaklah berbahaya, barotrauma pada telinga memiliki risiko komplikasi.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Otomikosis pada Telinga

Penyebab

Barotrauma  terjadi pada bagian tubuh yang memiliki  rongga,  antara lain paru-paru,  sinus-sinus  paranasalis,  dan telinga.

Kondisi ini  paling sering terjadi pada telinga tengah. Barotrauma pada telinga biasa terjadi akibat penyumbatan tuba eustachius. Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat memicu barotrauma:

  • Adanya perubahan tekanan udara akibat perubahan ketinggian saat pesawat mengudara atau mendarat
  • Perubahan ketinggian yang terjadi saat mendaki atau menuruni gunung
  • Scuba diving
  • Menyelam

Gejala

Barotrauma kerap menyebabkan rasa tidak nyaman pada telinga Anda.

Berikut adalah beberapa gejala yang mungkin Anda rasakan ketika mengalami kondisi ini:

  • Pusing
  • Rasa tidak nyaman pada telinga, sedikit nyeri atau sakit
  • Muncul gangguan pendengaran seperti sulit mendengar
  • Merasa bahwa telinga tersumbat, seperti disumpal kapas.

Gejala ini terkadang bisa berlangsung lama dan menimbulkan gejala tambahan yang makin parah, seperti:

  • Sakit atau nyeri telinga
  • Sensasi tekanan pada telinga, seperti ketika Anda berada di dalam air
  • Mimisan
  • Kesulitan mendengar pada tingkat sedang hingga berat
  • Cedera gendang telinga
  • Keluarnya cairan telinga atau pendarahan pada telinga

Diagnosis

Gejala barotrauma dapat hilang dengan sendirinya. Namun, jika gejala tersebut bertahan dan semakin memburuk, Anda mungkin memerlukan kunjungan ke dokter.

Telinga Anda akan diperiksa dengan otoskop untuk mengetahui kondisi gendang telinga atau adanya  infeksi di dalamnya.

Jika diperlukan, tes pendengaran mungkin dapat dilakukan.

Baca Juga: Tips Aman dan Mudah Bersihkan Telinga Bayi

Barotrauma pada Bayi

Barotrauma rentan dialami bayi dan anak kecil. Hal ini karena tuba eustachius mereka jauh lebih kecil dan lebih lurus serta belum sempurna.

Ketika Anda melakukan penerbangan atau kondisi ketika adanya perubahan ketinggian dan bayi atau anak Anda terlihat tidak nyaman, menangis, atau mengeluh sakit pada telinga, kemungkinan mereka mengalami barotrauma telinga.

Anda dapat memberi mereka makan atau minum selama perubahan ketinggian agar mereka melakukan gerakan pada mulut seperti menelan atau mengunyah.

Dokter mungkin akan meresepkan obat pereda nyeri pada anak-anak yang terkena barotrauma.

Penanganan 

Umumnya, kasus barotrauma akan sembuh tanpa intervensi medis. Namun, jika Anda merasakan gejala barotrauma telinga ringan, Anda dapat mengurangi gejala tersebut dengan menggunakan teknik untuk membuka tuba eustachius.

Anda perlu melakukan hal-hal yang memungkinkan udara masuk atau keluar dari telinga tengah untuk menyamakan tekanan. Berikut adalah sejumlah hal yang bisa Anda lakukan:

  • Membuat mulut bekerja akan membantu membuka tuba eustachius. Anda bisa mengunyah permen karet, menghisap permen, makan dan menelan, atau menguap.
  • Menggunakan dekongestan hidung (OTC), antihistamin, atau keduanya.

Sangat penting untuk menjaga telinga tetap bersih dan jauh dari kontaminasi untuk mencegah infeksi apapun selama penyembuhan.

Jika ada infeksi, maka dokter mungkin meresepkan terapi antibiotik. Dalam kasus yang parah, dokter mungkin akan memutuskan operasi ataupun pembedahan.

Barotrauma biasanya segera pulih dalam beberapa hari setelah Anda mengalaminya. Pada kasus berat, kondisi ini mungkin pulih dalam beberapa bulan hingga 12 bulan sejak terjadi.

Pencegahan

Barotrauma dapat dicegah atau diminimalisir dengan mencegah perubahan tekanan secara mendadak. Berikut adalah langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan:

  • Usahakan untuk turun perlahan ketika Anda menyelam
  • Lakukan gerakan mulut ketika Anda mulai merasa gejala untuk meredakan gejala. Anda dapat menguap, dan mengunyah serta menelan ketika Anda merasakan gejala barotrauma
  • Embuskan napas melalui hidung saat mendaki di ketinggian
  • Hindari memakai penyumbat telinga saat menyelam atau terbang

Telinga merupakan organ yang sangat penting dalam kehidupan. Lakukan pencegahan ketika Anda hendak melakukan aktivitas yang berpotensi terjadi tekanan udara secara mendadak.

Baca Juga: Mengenal Sinus Preauricular pada Telinga

Sumber

Cleveland Clinic. 2021. Barotrauma. clevelandclinic.com 

Healthline. 2016. Ear Barotrauma. healthline.com 

Medical News Today. 2018. How to treat and prevent ear barotrauma. medicalnewstoday.com