Asam Urat Menyerang? Hindari 10 Jenis Makanan Berikut Ini

Asam Urat Menyerang? Hindari 10 Jenis Makanan Berikut Ini

Penulis: Dita | Editor: Umi

Asam urat merupakan bentuk radang sendi yang terjadi ketika kadar asam urat dalam darah tinggi. Tingginya asam urat ini menyebabkan terjadinya penumpukan kristal di dalam dan di area sekitar persendian. Akibatnya, penderita akan merasakan nyeri di daerah tersebut.

Penderita asam urat mengalami serangan nyeri, pembengkakan dan peradangan sendi yang tiba-tiba dan parah. Bahkan jika Anda menderita asam urat, makanan tertentu dapat memicu serangan dengan meningkatkan kadar asam urat Anda. Lalu, makanan seperti apa yang harus dihindari penderita asam urat?

Makanan Tinggi Purin dapat Menyebabkan Nyeri Asam Urat

Purin merupakan senyawa kimia yang dipecah menjadi asam urat saat dimetabolisme. Purin dibuat oleh tubuh Anda atau dimasukkan ke dalam tubuh melalui makanan yang Anda makan. Dalam proses normal, purin terurai menjadi asam urat.

Asam urat kemudian larut dalam darah, melewati ginjal ke dalam urin, lalu dikeluarkan dari tubuh. Namun, proses tersebut biasanya tidak terjadi pada penderita asam urat. Kandungan asam urat yang berlebih dapat menghasilkan kristal asam urat sehingga menumpuk di jaringan lunak dan sendi, menyebabkan gejala nyeri asam urat.

Baca Juga : Kenali Tanda-tanda Terkena Asam Urat

Berikut ini makanan yang harus dihindari ketika asam urat datang menyerang:

1. Daging Merah

Dibandingkan daging putih, daging merah justru mengandung puring lebih tinggi. Sehingga dengan mengonsumsi daging merah, seperti daging sapi atau kambing dapat meningkatkan risiko kambuhnya nyeri asam urat. Meskipun begitu, penderita asam urat boleh saja makan beberapa jenis daging merah sesekali dengan porsi yang tidak berlebihan.

2. Jeroan

Anda mungkin menyukai jeroan atau organ dalam hewan, seperti hati, ginjal, otak. Sayangnya, jika Anda menderita asam urat, makanan tersebut sebaiknya tidak dikonsumsi. Selain mengandung purin tinggi yang dikenal dapat meningkatkan kadar asam urat dan memicu serangan asam urat, makanan jenis ini juga tinggi lemak jenuh.

3. Makanan Laut (Seafood)

Manfaat kesehatan dari mengonsumsi ikan mungkin besar. Tetapi mengonsumsi makanan laut bagi Anda penderita asam urat, seperti lobster, udang, kerang sarden, ikan teri, tuna, dan makarel juga sebaiknya tidak dikonsumsi atau dimakan dalam jumlah terbatas. Hal tersebut karena makanan laut ini mengandung purin yang lebih tinggi daripada jenis lainnya.

4. Minuman Tinggi Gula

Asupan tinggi gula dari makanan manis bisa memiliki efek pada kadar asam urat dalam tubuh Anda. Salah satu alasannya karena makanan atau minuman manis mengandung kalori lebih tinggi yang dikaitkan dengan obesitas, di mana merupakan faktor risiko penyebab asam urat.

5. Minuman Bersoda

Meskipun minuman bersoda tidak mengandung jumlah purin yang tinggi, tetapi minuman ini bisa meningkatkan risiko kambuhnya asam urat. Berdasarkan penelitian tahun 2008 yang dilansir oleh Harvard Health menunjukkan bahwa mengonsumsi fruktosa dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Hal ini karena asam urat adalah salah satu produk dari metabolisme fruktosa.

6. Minuman Beralkohol

Beragam minuman beralkohol dan minuman keras lainnya juga tidak baik dikonsumsi bagi Anda penderita asam urat. Alkohol mengganggu pembuangan asam urat dalam tubuh karena kadar purin yang tinggi.

Biasanya, purin akan terurai menjadi asam urat dan dikeluarkan dari tubuh melalui urin. Namun, proses ini terganggu ketika kadar asam urat menjadi terlalu tinggi sehingga kristal terbentuk di sekitar sendi dan menimbulkan nyeri.

Baca Juga : Makanan yang Boleh Dimakan Penderita Asam Urat

7. Makanan Olahan

Camilan seperti keripik kemasan atau makanan beku juga sebaiknya dihindari karena mengandung purin yang dapat memicu naiknya asam urat. Selain itu karbohidrat olahan seperti pasta, roti putih, dan nasi juga sebaiknya dibatasi. Meskipun beberapa di antara jenis makanan tersebut tidak tinggi purin, tapi mengandung tinggi fruktosa dan rendah nutrisi sehingga bisa menaikkan kadar asam urat dalam darah.

8. Makanan Mengandung Ragi

Kandungan ragi yang terdapat pada suplemen atau makanan olahan lain sebaiknya dihindari atau dibatasi bagi penderita asam urat. Hal ini karena ragi mengandung purin, meskipun tidak setinggi jeroan atau daging merah.

9. Gorengan

Makanan berlemak sering dikaitkan sebagai penyebab obesitas di mana kondisi tersebut berisiko tinggi terkena serangan asam urat. Jadi, jauhi makanan yang digoreng dan makanan yang dilapisi tepung panir yang mengandung minyak tingkat tinggi untuk mencapai tekstur yang renyah.

10. Gandum Utuh

Meskipun baik untuk tubuh, tetapi biji-bijian utuh juga memiliki kandungan purin tinggi sehingga menjadikannya pilihan yang tidak begitu bagus untuk penderita asam urat. Bahkan meskipun roti gandum jauh lebih sehat daripada roti putih, tetapi untuk penderita asam urat disarankan untuk tidak makan lebih dari dua porsi per minggu.

Selain menghindari deretan makanan di atas, perubahan gaya hidup lain yang dapat membantu mencegah serangan asam urat termasuk menjaga berat badan sehat, berolahraga, tetap terhidrasi, dan mengonsumsi suplemen vitamin C. Pastikan untuk mendiskusikan semua masalah nutrisi dengan dokter dan ahli gizi sebelum memulainya.

Baca Juga : 15 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Diet

Sumber


Active Beat. Popular Trigger Foods For Gout. www.activebeat.com
Mayo Clinic (2018). Gout Diet: What’s Allowed, What’s Not. www.mayoclinic.org
Medical News Today (2019). What to Eat and What to Avoid with Gout. www.medicalnewstoday.com
Healthline (2017). Best Diet for Gout: What to Eat, What to Avoid. www.healthline.com
Webmd (2019). Gout Diet: Foods to Eat and Those to Avoid. www.webmd.com



Add Your Comment