Apakah Tisu Magic Aman? Kenali Kandungannya

Apakah Tisu Magic Aman? Kenali Kandungannya

Penulis : Faruq

Para pria mungkin rela melakukan apa saja untuk mendapatkan kepuasan ketika berhubungan seks. Hal ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi jamu maupun makan makanan dan minuman penyubur alat reproduksi. Satu cara yang mungkin dilakukan adalah menggunakan tisu magic.

Tisu magic seakan-akan menjadi solusi bagi para pria untuk menambah performa di atas ranjang. Terdapat beragam alasan mengapa pria memilih untuk menggunakan benda ini, diantaranya yaitu tidak ingin mengonsumsi obat kuat atau alasan praktis dan mudah digunakan. Pada intinya, tisu magic dipercaya mampu menambah waktu ejakulasi dan membantu pengguna mendapatkan kepuasan dalam berhubungan seks.

Namun, apakah Anda tahu kandungan apa saja yang ada di tisu magic? Dan efektifkah menggunakan tisu magic?

Apakah kandungan tisu magic? Berbahaya atau tidak?

Banyak produk tisu magic yang beredar dan menyuguhkan beragam keunggulan berdasarkan bahan yang digunakan. Namun, secara umum tisu magic mengandung beberapa hal, yaitu:

1. Etanol

Tisu magic mengandung cukup banyak etanol (yang juga dikenal dengan alkohol). Etanol pada dasarnya berguna untuk membunuh kuman dan bakteri pada permukaan kulit. Selain tisu magic, beberapa produk perawatan juga mengandung alkohol.

Akan tetapi, secara bersamaan kandungan alkohol dapat merangsang produksi minyak berlebih. Sehingga, dapat mengakibatkan efek samping yaitu munculnya masalah kulit. Etanol dapat membuat kulit menjadi kering, mengelupas, dan memberikan efek berupa rasa panas atau perih pada kulit.

2. Benzokain

Benzokain adalah bius lokal yang digunakan untuk mengurangi sensasi rangsangan untuk sementara. Kandungan ini memunculkan rasa baal (mati rasa) pada penis sehingga dapat membuat ereksi menjadi lebih lama dan mencegah ejakulasi dini.

Namun, penggunaan benzokain bisa mengakibatkan kerusakan pada saraf dan jaringan mukosa, serta membunuh sperma. Hal ini mungkin terjadi karena benzokain dapat mengurangi kepekaan dan hilangnya sensasi rangsangan sehingga menurunkan kepuasan Anda.

3. Benzalkonium chloride

Fungsi utama benzalkonium chloride adalah mengurangi sensasi rangsangan pada kulit. Namun, perlu diketahui bahwa dosis aman yang digunakan pada tisu magic tidak lebih dari 4 gr per 100 ml. Jika Anda menemukan produk dengan dosis lebih dari itu, sebaiknya dihindari.

Kandungan benzalkonium chloride yang berlebih dapat mengakibatkan ruam, pembengkakan, atau iritasi pada kulit. Selain itu, penggunaan benzalkonium chloride pada tisu magic dapat memunculkan gangguan pada pasangan, seperti keputihan, infeksi pada saluran kemih, atau jamur.

4. Triklosan

Triklosan adalah bahan kimia antibakteri. Dulunya digunakan pada cairan pembersih, tetapi beberapa negara mulai melarang penggunaan zat ini untuk sehari-hari.

Perlu Anda ketahui, triklosan hanya efektif untuk membunuh jenis bakteri tertentu saja, di sisi lain justru memperkuat bakteri. Penggunaan triklosan yang terlalu sering dapat mengakibatkan kulit rusak, alergi, iritasi, dan dapat membuat bakteri kebal terhadap antibiotik.

5. Parfum

Parfum dapat memunculkan efek samping baik melalui resapan pada kulit maupun saat Anda menghirupnya. Penggunaan parfum di area vital mungkin saja berbahaya bagi alat vital Anda. Bahkan parfum menjadi penyebab utama penyakit dermatitis kontak.

6. Glyceryl cocoate

Zat glyceryl cocoate biasanya digunakan sebagai pelumas. Namun, penggunaan secara berlebihan dapat memunculkan jamur candida sehingga berbahaya dan meningkatkan munculnya keputihan serta meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin.

7. Aloe vera

Kandungan lidah buaya ini juga ditemukan di beberapa produk tisu magic. Aloe vera dipercaya dapat digunakan sebagai antioksidan, membunuh bakteri, dan juga digunakan untuk menyembuhkan luka bakar.

Bagi Anda yang tidak cocok, aloe vera dapat menyebabkan alergi dan iritasi. Tentunya hal ini sangat berbahaya, terlebih digunakan pada bagian vital.

Baca Juga : Apa yang Perlu Diketahui tentang Tisu Magic?

Apakah tisu magic efektif untuk ejakulasi dini?

Beberapa penelitian membuktikan bahwa penggunaan tisu magic untuk mengatasi ejakulasi dini cukup efektif. Cara menggunakannya juga memerlukan perawatan secara berkala.

Di samping itu, saat ini tidak banyak produk yang menjelaskan dosis yang digunakan, sehingga sulit untuk mengetahui dampak yang mungkin akan muncul. Sebaiknya sebelum menggunakan tisu magic lebih baik Anda konsultasi terlebih dahulu dengan dokter, karena hingga saat ini masih dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas tisu magic dalam mengatasi dan mencegah ejakulasi dini.

Cara yang tepat untuk meningkatkan performa adalah dengan menjaga kebugaran tubuh. Hal ini dapat dilakukan dengan olahraga secara rutin, tidak merokok, mengurangi stres, mengonsumsi makanan dan minuman bergizi, serta melakukan senam kegel untuk melatih ejakulasi. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mendapatkan cara yang aman dan efektif untuk Anda terapkan.

Sumber
Everyday Health. 2020. Isopropyl Alcohol (Surecomfort). www.everydayhealth.com
Hardon, A. & Idris, Nurul I. 2015. Magic Power: changing gender dynamics and sex-enhancement practices among youths in Makassar, Indonesia. Anthropology & Medicine.
Mayo Clinic. 2020. Should I avoid products that contain triclosan? www.mayoclinic.org
Medical News Today. 2020. Premature ejaculation wipes: Do they work? www.medicaltoday.com
Healtih Line. 2020. Premature Ejaculation Wipes: Do They Work? www.healthline.com
Shabsigh, R., Kaminetsky, J., Yang, M., & Perelman, M. 2017. PD69-02 double blind, randomized controlled trial of topical 4% benzocaine wipes for management of premature ejaculation: Interim analysis. The Journal of Urology.
Web MD. 2020. Supplement guide Aloe Vera. www.webmd.com