6 Manfaat Pemberian Finger Food pada Bayi

Penulis : Unik Fa | Editor : Atsa

Setelah bayi Anda mahir mengonsumsi makanan tumbuk-lunak, ia mulai siap untuk beralih ke finger food. Umumnya saat bayi mencapai usia 8 bulan. Dia memiliki ketangkasan untuk mengambil makanan dan melepaskannya, tetapi akan menjadi lebih efisien dan mandiri ketika ia menguasai cengkeraman sekitar usia 9 bulan. Pada saat itu ia akan dapat menggunakan ibu jari dan telunjuknya untuk mengambil potongan-potongan kecil makanan.

Ada sejumlah manfaat finger food untuk bayi seperti mendorong keterampilan motorik halus, dan pemrosesan sensorik saat bayi mulai menyentuh, merasakan, mencium, dan mengamati makanannya semua. sendirian sambil mengembangkan keseimbangan saat dia duduk atau maju di kursi.

Bayi Anda biasanya akan memberi tahu Anda begitu dia siap untuk mulai belajar cara memberi makan dirinya sendiri dengan meraih atau meraih sendok ketika Anda memberinya makan. Ini biasanya terjadi sekitar usia delapan atau sembilan bulan.

1. Mengenal Beragam Tekstur dan Rasa

Finger food mengenalkan pada bayi beragam makanan dalam bentuk utuh. Ini membantu membangun kesukaannya untuk rasa dan tekstur yang berbeda. Karena mereka makan makanan dalam bentuk yang sebenarnya misalnya brokoli kukus, potongan labu kukus, atau irisan alpukat. Mereka belajar membedakan rasa dan tekstur.

2. Membantu Pengembangan Keterampilan Motorik

Tindakan memberikan finger food akan membantu bayi untuk mempraktikkan koordinasi mata-tangan dan menggunakan tangan untuk menjepit. Ini semua membantu untuk meningkatkan keterampilan motorik halus. Keterampilan ini kemudian membantu di kemudian hari untuk menerjemahkan ke dalam keterampilan menulis dan menggambar yang lebih baik.

3. Mengembangkan Keterampilan Kognitif

Menjadi berantakan dengan makanan saat bayi makan telah terbukti membantu perkembangan secara kognitif. Menyentuh makanan, bermain dengan tekstur, belajar memegang berbagai bentuk makanan untuk dibawa ke mulut. Semua ini penting sebagai umpan balik indera yang dibutuhkan untuk pengembangan proses berpikir, mengingat, dan memecahkan masalah di kemudian hari.

4. Meningkatkan Keyakinan dan Kemandirian

Ini adalah manfaat yang sangat penting, memberikan finger food merupakan cara untuk membantu membangun kepercayaan diri buah hati. Sebagai orang tua, tugas Anda adalah menyediakan makanan bergizi untuk bayi Anda dan bayi Anda memutuskan berapa banyak dan apa yang harus dimakan.

Anda menaruh kepercayaan di atas meja. Anda bertindak sebagai panduan melalui proses dengan duduk bersama saat makan untuk menunjukkan bagaimana Anda makan. Filosofi ‘Lakukan apa yang saya lakukan’ ini bekerja lebih baik daripada ‘Lakukan seperti yang saya katakan’. Dengan meniru Anda dan belajar melalui coba-coba kepercayaan diri anak Anda dibangun sejak usia dini.

5. Menjaga Kestabilan Berat Badan

Membiarkan bayi mengontrol asupan makanannya sendiri dari finger food yang sehat dapat membuat bayi mampu mengontrol asupan energinya sendiri. Nutrisi juga tetap terjaga karena sayuran yang tepat (berwarna cerah) akan sangat disukai bayi. Dengan demikian finger food juga bermanfaat untuk menurunkan risiko kelebihan berat badan pada bayi.

6. Menghindari Pilih-Pilih Makanan

Finger food akan melatih anak beradaptasi dengan rasa secara baik, beradaptasi dengan tekstur, dan melatih kecintaan anak pada makanan. Khususnya sayur dan buah-buahan. Membiarkan anak mengambil makanannya sendiri akan menghindari anak untuk pilih-pilih makanan.

Baca Juga : Pilihan Finger Food untuk Balita

 

Sumber :
motherhood. The Benefits of Finger Foods. www.motherhood.com.sg
WebMD. (2017). Introducing Finger Foods. www.webMD.com
Nested Bliss Fully. Benefits of Baby led weaning: From six months into the toddler years. www.nestedblissfully.com
Sarah Remmer. (2019). Finger Foods for Baby: Why You Should Encourage Self-Feeding. www.sarahremmer.com