5 Tips Pilih Makanan untuk Bantu Kurangi Bau Badan

Image: thrillist.com

Bau badan bisa ganggu aktivitas sosial sehari-hari. Turunnya percaya diri dan suasana hati yang buruk adalah contoh efek negatifnya. Selain gaya hidup dan kebersihan, pengaturan konsumsi makanan juga diperlukan untuk kurangi bau badan. Seperti apa?

1. Hindari Konsumsi Daging Merah Berlebihan

Penelitian tahun 2006 simpulkan bahwa bau badan orang yang konsumsi daging putih lebih menarik, menyenangkan, dan tidak tajam. Berbalik terbalik dengan orang yang konsumsi daging merah berlebihan seperti daging sapi dan babi.

Alasannya adalah kandungan asam amino karnitin pada daging merah. Untuk memecah asam amino tersebut, usus butuh enzim flavin monooxygenases. Tapi jika usus tidak memiliki cukup enzim ini, maka tubuh akan mengeluarkan bau “amis”.

Batasi konsumsi “daging merah” dan perbanyak “daging putih” seperti kacang-kacangan, ayam, telur, maupun ikan.

Namun perlu diketahui juga, bahwa ada sedikit orang yang tidak bisa mencerna kacang dan ikan sehingga tercium bau amis dari tubuhnya. Jadi lebih baik kenali gen tubuh anda, ya!

2. Hindari Kafein

Kafein mendorong aktivitas kelenjar apokrin untuk produksi lebih banyak keringat. Keringat ini bisa jadi sarang bakteri dan sebabkan bau badan.

Oleh karena itu, batasi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein. Misalnya kopi, teh, minuman energi, coklat, dan lainnya.

3. Jangan Merokok

Rokok tidak hanya berbahaya untuk kesehatan tapi juga bikin tubuh anda berbau tak sedap. Hentikan konsumsi rokok dan produk lain yang mengandung tembakau. Sebab, bau tembakau bisa tercium dari pori-pori kulit anda.

4. Batasi Konsumsi Makanan Pedas

Makanan pedas sebabkan tubuh produksi lebih banyak keringat. Keringat memang tidak berbau, namun bakteri yang memecah protein pada keringat akan keluarkan bau tidak sedap.

Baca Juga: Ini Loh Fakta Bau Badan, Penyebab & Cara Menghilangkannya

5. Perbanyak Sayuran dan Buah

Sayuran serta buah-buahan punya zat detoksifikasi alami yang bisa menetralisir bau badan. Kandungan serat di dalamnya juga lancarkan pencernaan anda. Konsumsi sayuran serta buah setiap kali makan seperti bayam, kale, timun dan wortel.

Anda juga bisa jadikan buah dan sayur sebagai cemilan. Daripada cemilan tinggi karbohidrat, tentunya lebih sehat sayur dan buah, kan.

6. Konsumsi Bahan Herbal

Ternyata sejak tahun 1940-an dan 1950-an tumbuhan hijau kaya chlorophyllin telah digunakan sebagai deodoran alami. Luka yang berbau busuk pun dibungkus dengan tumbuhan tersebut.

Menurut penelitian Oregon State University, konsumsi sayuran hijau kaya klorofil dapat segarkan tubuh dan cegah bau badan yang buruk.

Perbanyak konsumsi tumbuhan herbal seperti daun mint, seledri, dan daun ketumbar. Anda bisa mencampurkannya dalam salad atau minuman.

7. Konsumsi Makanan Kaya Probiotik

Penyebab bau badan bukan hanya karena kebersihan tubuh, usus yang tidak sehat pun bisa jadi salah satu sebabnya.

Makanan kaya probiotik bagus untuk lancarkan pencernaan dan jaga kesehatan usus dengan baik. Contoh makanan kaya probiotik adalah yoghurt, tape, tempe, kefir, kimchi, dan kombucha.

Jadi selain jaga kebersihan tubuh, pengaturan makan juga diperlukan. Tidak repot jika sudah terbiasa kok. Karena makanan yang sehat pun punya banyak manfaat lain selain mengurangi bau badan. Semoga bermanfaat!

 

Sumber:
The effect of meat consumption on body odor attractiveness. 2006. Chemical Senses. Vol 31 (8): 747-52
If You Have Body Odor, It May Be in Your Genes. 2011. www.webmd.com
You Are What You Eat: 6 Smelly Foods That Are Actually Giving You Bad Body Odor. 2014. www.medicaldaily.com
How to Improve Body Odor. 2017. www.livestrong.com
Foods to Eliminate Body Odor. 2017. www.livestrong.com