10 Langkah Mempersiapkan Kehamilan yang Sehat

10 Langkah Mempersiapkan Kehamilan yang Sehat

Penulis: Umi Fatimah

Kehamilan tidak hanya dimulai saat pembuahan. Jika Anda berencana untuk memiliki bayi, mulailah mempersiapkan sejak dini untuk meningkatkan peluang Anda mendapatkan kehamilan dan bayi yang sehat.

Apakah Anda dan pasangan berpikir untuk segera memiliki bayi? Mempersiapkan kehamilan, baik itu kehamilan pertama atau kedua, merupakan saat yang menyenangkan dan yang paling ditunggu-tunggu. Namun, mempersiapkan kehamilan juga bisa menjadi momen yang menegangkan, serta membuat Anda dan pasangan kewalahan.

Untuk meningkatkan peluang Anda untuk hamil dan menjalani kehamilan yang sehat, ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan sedini mungkin. Berikut berbagai langkah yang perlu dilakukan dalam mempersiapkan diri untuk mendapatkan kehamilan yang sehat:

1. Lakukan Konsultasi dengan Dokter

Ketika Anda siap untuk merencanakan kehamilan, buatlah pemeriksaan prakonsepsi dengan dokter kandungan atau bidan.

Pemeriksaan prakonsepsi atau dikenal juga sebagai pemeriksaan kesuburan memungkinkan dokter kandungan meninjau kondisi kesehatan yang Anda dan pasangan miliki dan memungkinkan dokter membantu Anda mengendalikan kondisi yang ada atau mengelola risiko kesehatan apa pun yang mungkin terjadi.

Jika Anda pernah hamil sebelumnya, dokter juga dapat berdiskusi dengan Anda mengenai masalah kehamilan Anda di masa lalu, seperti kelahiran prematur atau preeklampsia, dan bagaimana hal tersebut dapat memengaruhi kehamilan Anda berikutnya.

Dokter juga akan memeriksa apakah Anda dan pasangan mendapatkan vaksinasi terkini karena idealnya calon ibu perlu mendapatkan vaksinasi 3 bulan sebelum mempersiapkan kehamilan. Vaksinasi penting yang sebaiknya Anda lengkapi meliputi vaksin MMR, vaksin HPV, vaksin varicella (cacar air), vaksin hepatitis B, dan vaksin COVID-19.

Baca Juga: Ibu Hamil Wajib Tahu Macam-macam Vaksin yang Diperlukan

2. Evaluasi Obat yang Anda Minum

Tidak semua obat aman dikonsumsi saat Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan, baik itu obat dengan resep dokter maupun obat nonresep.

Jika Anda sedang menggunakan obat resep untuk suatu kondisi, Anda mungkin perlu mengganti atau menghentikan pengobatan ketika Anda memutuskan untuk merencanakan kehamilan. Jangan berhenti minum obat tanpa berkonsultasi dengan dokter.

3. Kelola Penyakit Kronis

Jika Anda mengidap penyakit kronis, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau epilepsi, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk menangani kondisi Anda dengan hati-hati sebelum hamil.

4. Lakukan Perawatan Gigi

Perawatan gigi adalah hal yang perlu dipertimbangkan saat mempersiapkan kehamilan. Hal ini karena penyakit gusi dapat meningkatkan kelahiran prematur.

Jadi, jagalah kebersihan gigi dan mulut, serta lakukan pemeriksaan ke dokter gigi untuk memastikan kesehatan gigi Anda sebelum hamil.

5. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Konsumsi makanan bergizi seimbang sebelum dan selama kehamilan tidak hanya baik untuk kesehatan Anda secara keseluruhan, tetapi juga penting untuk memberi nutrisi pada janin.

Perbanyaklah makan sayur, buah, biji-bijian, produk susu rendah lemak, dan makanan tinggi protein. Hindari makanan olahan, kalori kosong, pemanis buatan, dan makanan berlemak. Batasi juga asupan kafein Anda tidak lebih dari satu hingga dua cangkir kopi per hari.

6. Konsumsi Asam Folat

Mengonsumsi asam folat, penting untuk kesehatan dan perkembangan janin, serta mengurangi risiko cacat lahir. Rekomendasi dosis asam folat yang dianjurkan adalah sebesar 400 mikrogram (mcg) setidaknya satu hingga tiga bulan sebelum mempersiapkan kehamilan.

7. Hindari Kebiasaan Minum Alkohol dan Merokok

Penelitian menunjukkan bahwa minum alkohol pada awal kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran. Merokok juga berdampak buruk bagi janin dan meningkatkan risiko bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah, sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Jadi, jika saat ini Anda terbiasa merokok atau minum minuman beralkohol, cobalah menghentikan kebiasaan tersebut untuk meningkatkan peluang Anda mendapatkan kehamilan yang sehat.

8. Rutin Berolahraga

Berolahraga secara teratur sebelum hamil dapat membantu tubuh Anda menghadapi semua perubahan yang akan Anda alami selama kehamilan dan persalinan.

Jumlah olahraga yang dapat Anda lakukan selama kehamilan harus didasarkan pada kesehatan Anda secara keseluruhan dan seberapa aktif Anda sebelum hamil. Konsultasikan dengan dokter tentang jenis olahraga apa dan durasi yang baik untuk Anda.

9. Pertahankan Berat Badan yang Sehat

Ibu yang kelebihan berat badan dapat menghadapi peningkatan risiko kesehatan, seperti diabetes gestasional, tekanan darah tinggi, dan bayi berukuran besar yang memerlukan operasi caesar.

Jika Anda kekurangan berat badan, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter tentang penambahan berat badan. Wanita dengan berat badan kurang berisiko lebih tinggi mengalami masalah kesuburan, persalinan prematur, atau melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah.

Jadi, Anda mungkin perlu mengubah pola makan dan olahraga untuk mencapai berat badan yang ideal agar peluang hamil lebih besar.

10. Persiapkan Mental Anda

Memperhatikan kesehatan mental calon ibu juga penting ketika mempersiapkan kehamilan. Hal ini dapat membantu Anda memahami bagian mana dalam hidup Anda yang terbebani dan membutuhkan dukungan.

Jika Anda memiliki riwayat depresi atau kecemasan pada pribadi atau keluarga, Anda berisiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan mental pascapersalinan. Sampaikan kepada dokter tentang kekhawatiran Anda. Dokter dapat merujuk Anda ke spesialis kesehatan mental yang memberikan dukungan dan pengobatan sebelum, selama, dan setelah kehamilan.

Hindari juga membandingkan situasi Anda dengan orang lain. Daripada berfokus pada apa yang mungkin Anda lihat di media sosial, ikuti isyarat tubuh Anda dan saran dari dokter selama merencanakan kehamilan.

Bagaimanapun kehamilan tidak hanya membawa perubahan fisik, Anda juga sedang bertransisi menjadi sebuah keluarga dan ini dapat berdampak besar pada Anda dan hubungan Anda bersama pasangan. Luangkan waktu untuk berkomunikasi dengan pasangan Anda untuk mengetahui bagaimana Anda dapat saling mendukung dalam mempersiapkan kehamilan.

Baca Juga: Memahami Prosedur Pada Konsultasi Program Hamil

 

Sumber

Cleveland Clinic. How To Prepare Your Body for Pregnancy. clevelandclinic.org

Johns Hopkins Medicine. How to Prepare for Pregnancy. hopkinsmedicine.org

Medline Plus. Steps to take before you get pregnant. medlineplus.gov

NHS. Planning your pregnancy. nhs.uk