10 Cara Mengobati Kurap

10 Cara Mengobati Kurap

Penulis: Dita | Editor: Umi

Cara pengobatan dan perawatan terhadap kurap tergantung pada area infeksi dan seberapa parah infeksinya. Jika infeksinya masih dalam tingkatan ringan, dokter mungkin akan meresepkan obat yang bisa dibeli bebas di apotek.

Rasa gatal dan ruam yang disebabkan oleh kurap memang kerap membuat tidak nyaman. Namun, infeksi jamur semacam ini merupakan hal yang biasa dan dapat disembuhkan. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan sebagai langkah penanganan terhadap serangan jamur kulit, antara lain:

1. Mengoleskan Krim Antijamur

Kebanyakan kasus kurap umumnya dapat diobati sendiri di rumah. Krim antijamur yang banyak dijual di apotek dapat Anda jadikan pilihan untuk membunuh jamur penyebab kurap. Selain dalam bentuk krim, obat anti jamur juga bisa ditemukan dalam bentuk salep atau bedak.

Setelah ruam dibersihkan, oleskan obat anti jamur tipis-tipis ke permukaan sebanyak 2 hingga 3 kali sehari (tergantung petunjuk penggunaan pada kemasan). Agar penyerapan obat semakin maksimal, oleskan lebih banyak lagi permukaan kulit yang berada di sekitar area ruam.

Setelah menyentuh area yang terkena kurap, cuci tangan Anda sebelum menyentuh area lain di tubuh Anda. Menyentuh atau menggaruk area yang terkena kurap lalu menyentuh area lain dapat menyebarkan kurap ke bagian tubuh lainnya.

Baca Juga : Kurap: Penyebab dan Pencegahannya

2. Sabun dan Air

Saat terkena kurap, Anda harus menjaga area tersebut sebersih mungkin. Ini membantu mencegah penyebaran ruam lebih lanjut.

Cuci area yang terkena dengan air dan sabun antibakteri setiap hari sebelum mengoleskan obat. Keringkan area tersebut dengan benar setelah mandi, karena kelembapan memudahkan jamur menyebar.

3. Minyak Kelapa

Minyak kelapa memiliki sifat antimikroba dan antijamur yang dapat membantu mengobati infeksi kurap. Cara ini merupakan pengobatan rumahan yang cukup efektif untuk kurap dan infeksi jamur lain, seperti kandida.

Karena mudah diaplikasikan pada kulit kepala dan kondisioner rambut yang efektif, minyak kelapa bisa menjadi pengobatan yang ideal untuk kurap kulit kepala.

4. Kunyit

Kunyit memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk sifat antibakteri dan anti-inflamasi. Kunyit juga merupakan antijamur efektif yang menghambat pertumbuhan jamur.

Campurkan kunyit bubuk dengan sedikit air dan aduk hingga menjadi pasta. Oleskan pada area terkena kurap dan biarkan sampai mengering. Anda juga bisa meminum air kunyit setiap hari untuk mendapatkan manfaat dari dalam.

5. Minyak Oregano

Minyak oregano yang terbuat dari oregano liar (Origanum vulgare) mengandung dua antijamur kuat yang disebut timol dan carvacrol. Beberapa penelitian yang dalam National Center for Biotechnology Information menunjukkan bahwa minyak oregano dapat menghentikan pertumbuhan jamur Candida albicans.

Untuk menggunakannya, campur beberapa tetes minyak oregano dengan minyak pembawa seperti minyak zaitun atau minyak kelapa, lalu oleskan ke area yang terkena kurap tiga kali sehari.

6. Pastikan Udara pada Permukaan Kulit Bersirkulasi dengan Baik

Anda mungkin berpikir bahwa menutupi area ruam dengan kain atau plester bisa mencegahnya menular pada orang lain. Tetapi menutup ruam kurap ini malah akan membuat kulit terus lembap sehingga proses penyembuhan menjadi lebih lama.

Sebaiknya, gunakan pakaian yang nyaman dengan sirkulasi udara yang baik. Cara ini bisa membantu kurap cepat sembuh sekaligus mencegahnya menulari orang lain.

7. Ganti Seprai dan Handuk Setiap Hari

Kurap adalah penyakit yang sangat menular. Karena itu Anda dianjurkan untuk mencuci seprai tempat tidur sesering mungkin untuk menyingkirkan jamur-jamur yang mungkin akan menginfeksi Anda. Ini juga berlaku pada handuk yang Anda gunakan.

Spora dari jamur penyebab kurap bisa berpindah dari kain seprai atau handuk. Karena itu, gunakan handuk terpisah untuk mengeringkan bagian tubuh yang terinfeksi.

Jika Anda tidur dengan menggunakan seprai yang sama dengan malam kemarin, kurap akan semakin sulit sembuh. Ini karena masih ada sisa spora jamur pada permukaan seprai yang akan menginfeksi area tubuh Anda yang lain. Selain itu, seprai yang terkontaminasi spora jamur penyebab kurap juga bisa menulari orang yang tidur dengan Anda.

8. Hindari Menggunakan Pakaian Dalam dan Kaus Kaki dalam Keadaan Basah

Jamur sangat menyukai area yang lembap. Ketika jamur menyerang area kaki, pastikan bagian tersebut tetap kering.

Kalau Anda mudah berkeringat di siang hari, mandilah dengan menggunakan sabun khusus antijamur kemudian aplikasikan krim, bedak, atau losion antijamur. Pastikan bagian tubuh Anda dalam keadaan kering sebelum menggunakan kaus kaki atau pakaian dalam untuk mencegah area tersebut menjadi lembap.

Baca Juga : Dari Bahan Alami Hingga Obat Dokter, Ini Cara Ampuh Mengatasi Kutu Air

9. Gunakan Sampo Antijamur

Jika kurap menyerang area kulit kepala Anda, pastikan Anda menggunakan sampo khusus antijamur untuk mengatasinya. Sampo ini mampu membunuh bakteri dan jamur sekaligus mencegah terjadinya peradangan.

Carilah sampo dengan bahan aktif antijamur, seperti ketoconazole, selenium sulfide, dan pyrithione zinc. Gunakan sampo sesuai petunjuk pada kemasan. Perlu diketahui juga bahwa infeksi jamur yang terjadi pada kulit kepala umumnya memerlukan konsumsi obat oral tambahan agar bisa sembuh total.

10. Gunakan Obat-obatan dengan Resep Dokter

Setelah Anda melakukan pengobatan sendiri di rumah, tetapi infeksi tidak kunjung hilang setelah 2 minggu, segera konsultasikan kondisi Anda pada dokter. Infeksi kurap yang tidak sembuh dengan obat-obatan luar atau sudah menyebar mungkin memerlukan obat tambahan yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter.

Setelah mendapatkan resep dari dokter, pastikan Anda mengonsumsi atau mengaplikasikannya sesuai petunjuk. Pengobatan mungkin akan berlangsung beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung tingkat keparahan infeksinya.

Baca Juga : Kenali Gejala Kurap (Kadas) Pada Tubuh

 

Sumber

Healthline (2019). 6 Ringworm Treatments. www.healthline.com
Mayo Clinic (2019). Ringworm (Body). www.mayoclinic.org
Medical News Today (2020). Are there any home remedies for ringworm?. www.medicalnewstoday.com
CDC (2018). Fungal Disease. www.cdc.gov
NCBI (2001). Antifungal activities of origanum oil against Candida albicans. pubmed.ncbi.nlm.nih.gov
NCBI (2014). A Review on Antibacterial, Antiviral, and Antifungal Activity of Curcumin. www.ncbi.nlm.nih.gov